BEDAS LANJUTKAN Kerahkan 80.000 Koordinator TPS dan Relawan

Calon Bupati Bandung Dadang Supriatna pada pelaksanaan Silaturahim Tim dan Pemantapan Koordinator TPS se- Kecamatan Majalaya di Kampung Budaya Pasir Garut RT 03/RW 11, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Senin (21/10/2024).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Sebanyak 80 ribu koordinator TPS dan relawan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut 2, Dadang Supriatna – Ali Syakieb dikerahkan untuk menghadapi Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2024.

“Untuk kemenangan pasangan Bedas Lanjutkan pada Pilkada 2024 ini, sudah disiapkan sekitar 80.000 Koordinator TPS. Pilkada bukan permainan, tapi pertarungan. Satu kata yang harus dipersiapkan adalah kemenangan,” kata Dadang Supriatna pada pelaksanaan Silaturahim Tim dan Pemantapan Koordinator TPS se- Kecamatan Majalaya di Kampung Budaya Pasir Garut RT 03/RW 11, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Senin (21/10/2024).

Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih kepada tim pemenangan, Koordinator TPS dan para relawan yang sudah mempersiapkan diri untuk kemenangan pasangan Dadang Supriatna dan Ali Syakieb.

“Peran ibu-ibu dan bapak-bapak yang hadir saat ini semoga dicatat sebagai amal ibadah. Memilih pemimpin itu wajib. Pasangan Dadang Supriatna dan Ali Syakieb nomor urut 2 akan terus melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung,” ujar Kang DS panggilan akrab Dadang Supriatna.

Kang DS, yang merupakan petahana Bupati Bandung mengatakan, 13 program prioritas Bupati Bandung selama 3,5 tahun memimpin Kabupaten Bandung sudah berjalan, diantaranya insentif guru ngaji dan lain-lain.

Kang DS menyebutkan, sebelumnya ada program guru ngaji, hanya mencapai 15 persen anak-anak di Kabupaten Bandung yang bisa baca Al Quran.

“Sekarang setelah ada guru ngaji yang bisa baca Al Quran mencapai 80 persen. Program guru ngaji sangat bermanfaat dan akan dilanjutkan,” katanya.

Kang DS mengungkapkan bahwa pihaknya akan melanjutkan program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya akan menciptakan 50.000 wirausaha muda di Kabupaten Bandung, jika terpilih kembali pada kepemimpinan lima tahun mendatang.

“Pemerintah mempersiapkan pelatihan bahasa Jepang dan Korea untuk mempersiapkan tenaga kerja yang akan bekerja di Jepang dan Korea. Selain itu pelatihan lainnya untuk meningkatkan sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi,” katanya.**

Pos terkait