Angin Kencang Porak-porandakan Kota Cimahi, Lalulintas Lumpuh

Atap rumah milik salah satu warga di Kota Cimahi ambruk setelah disapu angin kencang pada Sabtu (8/11/2024).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Sejumlah pohon tumbang dan bangunan rumah di Kota Cimahi rusak akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (9/11/2024) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi pohon tumbang berada di jalur utama Kota Cimahi. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, ada 9 titik pohon tumbang.

Pohon tumbang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jalan Mahar Martanegara, Jalan Sriwijaya, Jalan Pasantren, Jalan Dustira, dan Jalan Raya Baros. Pohon yang tumbang itu rata-rata berukuran besar melintang di tengah badan jalan.

Akibat kejadian itu, melumpuhkan arus lalu lintas dari arah Kota Bandung menuju Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuju Cimahi maupun sebaliknya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan mengatakan, cuaca ekstrem memicu terjadinya hujan lebat dan angin kencang. Dari laporan sementara ada 9 pohon tumbang di jalan utama Kota Cimahi.

“Yang terdata sementara baru 9 pohon tumbang di jalanan utama. Belum dihitung dengan pohon tumbang di permukiman penduduk,” kata Fithriandy Kurniawan.

Diakuinya proses evakuasi cukup terkendala. Pasalnya, kejadian dengan waktu bersamaan tersebar di sejumlah titik.

“Karena banyak lokasi kejadiannya, membuat penanganan tidak sesuai harapan masyarakat. Tapi sejumlah titik sudah mulai bisa dilalui kendaraan,” tambahnya.

Tak hanya angin kencang, hujan deras memicu terjadinya banjir di sejumlah titik
Diantaranya Jalan Amir Machmud, Jalan Mahar Martanegara, dan di Jalan Industri.

“Sungai di lokasi tersebut meluap ke jalan. Tapi biasanya akan cepat surut,” tukasnya.

Sementara itu, di Kampung Hujung Kulon RT 08/RW 05, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, angin kencang merusak rumah milik Sukmaya (70). Bagian atap dan tembok rumah rusak tak kuat menahan kuatnya angin.

Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Utama, Dede Koswara mengatakan, hujan deras dan angin kencang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Keluarga Pak Sukamaya sementara diungsikan karena atap rumahnya terbawa angin dan dindingnya ambruk,” kata Dede.

Pos terkait