SATUMEDIA.ID – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menindaklanjuti persoalan lemahnya sinyal internet di 80 tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada KBB.
Kepala Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan mengatakan, pihaknya sudah menyurati provider untuk memperkuat sinyal selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
“Untuk memperlancar jaringan internet pihaknya telah berkirim surat ke sejumlah provider telekomunikasi pada 11 November 2024, seperti Telkomsel, XL Axiata, Indosat dan Smartfren,” kata Yoppie, Kamis (14/11/2024).
Yoppie mengungkapkan, berdasarkan data pada saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres serentak 2024 lalu, setidaknya ada 36 titik blankspot dan lemah sinyal.
Tersebar di 8 kecamatan yakni Batujajar,Padalarang,Cihampelas, Cililin, Sindangkerta, Rongga, Cipatat dan Cikalongwetan.
“Pada prinsipnya permohonan penguatan sinyal kepada provider tersebut dilakukan Diskominfotik KBB di seluruh wilayah Bandung Barat. Jadi tidak terbatas hanya pada 36 titik, tapi kita minta semua sinyal BTS dikuatkan oleh seluruh provider yang ada,” ungkapnya.
Menurutnya, Diskominfotik KBB
berupaya maksimal menunjang kebutuhan sinyal di wilayahnya saat pelaksanaan Pilkada serentak Bandung Barat 2024.
Seperti diketahui, lemahnya jaringan sinyal internet berpotensi bisa menganggu proses pengunggahan hasil perhitungan suara ke dalam Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Seperti yang terjadi ketika Pemilu 2024 pada Februari lalu.
Pasalnya, TPS yang berada di daerah lemah sinyal internet sangat berpengaruh terhadap percepatan hasil rekap. Proses pengunggahan akan mengalami keterlambatan.
Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 80 tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) berada di daerah sinyal internet lemah. Diketahui total ada 2.562 TPS yang tersebar di 165 desa.
Lemahnya sinyal internet dikhawatirkan berpengaruh pada aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Kondisi itu terungkap setelah KPU KBB melakukan pemetaan.
“Keberadaan TPS yang lemah sinyal itu didapat berdasarkan hasil pemetaan. Khawatirnya, berpotensi mengalami gangguan pada saat mulai masuk Sirekap,” kata Ketua KPU KBB Ripqi Ahmad Sulaeman saat dihubungi, Selasa (5/11/2024).
Ia mengungkapkan, TPS yang masuk kategori sinyal internetnya lemah itu paling banyak berada di wilayah selatan seperti Rongga, Cipongkor dan Gununghalu.*





