SATUMEDIA.ID – Yayasan Atikan Sunda (YAS) merayakan Milangkala yang ke-69 di Palagan Yayasan Atikan Sunda, Bandung, pada Sabtu (23/11/2024). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang cita-cita luhur para pendiri yayasan sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan budaya Sunda melalui pendidikan.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Atikan Sunda, H. Achim Sulaeman, SE, menyampaikan bahwa milangkala ini bertujuan untuk mengingatkan seluruh ais pangatik (aktivis) yayasan akan tanggung jawab bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda, khususnya di bidang bahasa dan kesenian.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang didasari oleh nilai-nilai Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh.
“Kita harus menunjukkan kepada masyarakat bangsa bahwa Ki Sunda mampu mewarnai dan berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia serta memperkuat Bhineka Tunggal Ika,” ujar H. Achim dalam pidatonya.
Kepala SMA YAS Sindangkerta, Deni Nursamsi, menambahkan, rangkaian kegiatan seni budaya sebagai bagian dari perayaan, Milangkala Yayasan Atikan Sunda menampilkan berbagai keterampilan budaya, termasuk tarian, nyanyian, dan pencak silat.
“Acara ini menjadi ajang untuk menampilkan keindahan seni Sunda kepada publik sekaligus mempertegas peran yayasan dalam menjaga warisan budaya,” kata Deni yang juga aktivis sosial dan budaya Jawa Barat ini.
Melalui perayaan ini, lanjut Deni, Yayasan Atikan Sunda menunjukkan komitmennya untuk terus melestarikan dan mengembangkan budaya Sunda, memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan, dan menguatkan identitas budaya dalam bingkai keberagaman bangsa.*