Cegah Meluasnya PMK, Disnakan KBB Siapkan 25.600 Dosis Vaksin

Sapi perah menjadi sasaran vaksinasi PMK di Kabupaten Bandung Barat.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyiapkan 25.600 dosis vaksin untuk menangani kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Stok vaksin PMK jumlahnya 25.600 dosis yang berasal dari bantuan pemerintah pusat, Pemprov Jabar dan Gabungan Koperasi Susu Indonesia,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB Wiwin Aprianti, Rabu (15/1/2025).

Ia mengungkapkan, pelaksanaan vaksin PMK sudah berjalan sekitar satu pekan terakhir. Dari 25.600 dosis yang sudah dipergunakan sekitar 21 ribu.

“Vaksinasi ini dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya wabah PMK di KBB,” ujarnya.

Ia menambahkan, vaksinasi menyasar wilayah yang ditemukan kasus PMK, populasi hewan ternaknya banyak, dan daerah lalu lintas hewan ternak.

“Vaksinasi dilakukan dua kali dalam setahun untuk menambah kekebalan tubuh hewan ternak. Bagi hewan ternak yang sudah mendapat dosis vaksin relatif rendah terkena infeksi virus tersebut. Kalaupun terkena mudah sembuhnya,” jelas dia.

Menurutnya, vaksinasi bisa lebih mudah mengendalikan PMK sehingga tidak semakin meluas penyebarannya. Pasalnya, tingkat kesembuhan hewan ternak yang sudah mendapat dosis vaksin cukup tinggi.

“Sekarang gejalanya relatif lebih ringan dan bisa sembuh. Lebih dari 95 persen sembuh, tingkat kesembuhannya tinggi karena ada vaksin. Kecuali yang tidak pernah di vaksin terkena PMK itu bisa menyebabkan kematian,” tuturnya.

Disnakan KBB mencatat ada136 kasus sapi perah yang terpapar, 4 ekor di antaranya mati mendadak, 10 ekor disarankan untuk dipotong.

“Alhamdulillah sekarang dalam proses penyembuhan. Pada tahun 2024 ada 229 kasus semuanya sembuh,” sebutnya.*

Pos terkait