SATUMEDIA.ID – Produsen elektronik nasional terbesar, Polytron secara resmi masuk ke industri otomotif jenis kendaraan roda empat. Sebelumnya, telah terlebih dahulu memproduksi motor listrik, kini melebarkan sayapnya meluncurkan mobil listrik jenis SUV EV.
Pada debut perdananya di pasar tanah air, Polytron memproduksi secara massal G3 dan G3+. Dibandrol di bawah Rp300 juta hingga di atas Rp400 jutaan.
Menarik diikuti, industri mobil listrik di tanah air berkembang pesat. Terutama produsen mobil listrik asal China yang terus membanjiri pasar Indonesia.
Perkembangan mobil listrik yang cukup pesat juga menarik PT Pindad. Selama ini, Pindad lebih dikenal sebagai
BUMN holding industri pertahanan Defend ID aktif yang memproduksi berbagai alutsista untuk kebutuhan TNI, dan Polri.
Sebelumnya, PT Pindad sudah memproduksi MV3 Garuda Limousine yang digunakan saat pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ternyata, Pindad juga sudah membuat mobil berbahan bakar listrik yang diberi nama Morino EV. Morino EV adalah kendaraan taktis ringan roda 4 berbahan bakar elektrik yang ditujukan untuk mendukung operasi dengan mobilitas tinggi.
Dari spesifikasi yang dilihat dari laman resmi Pindad, Morino EV dibekali dengan penggerak daya elektrik dengan daya 160 HP / 125kW, mampu dipacu dengan kecepatan aman 100 km/jam. Dengan kapasitas baterai 292 V (150.000 mAh), mampu menjangkau jarak tempuh hingga 170 km.
Dari segi desain, Morino EV mirip dengan Maung MV2, namun dengan desain yang lebih modern, termasuk headlamp yang lebih keren.
Mampu menempuh kecepatan aman hingga 100 km/jam, dan memiliki jarak tempuh hingga 170 km dengan sekali pengisian daya.
Menggunakan baterai NMC Prismatic Cell dengan kapasitas 43,8 kWh, dengan waktu pengecasan sekitar 2,5 jam (fast charging) atau 7 jam (AC).
Secara umum, mobil listrik Pindad, khususnya Morino EV, merupakan prototipe yang masih dalam tahap pengembangan dan belum diproduksi massal untuk dijual.
Jadi bagi yang tertarik dan berminat memilikinya, mesti bersabar. Kita tunggu kabar selanjutnya.*





