SATUMEDIA.ID – Arti kata istighfar dalam KBBI adalah sebuah permohonan ampun kepada Allah SWT . Kata istighfar adalah kata yang sering digunakan oleh kaum muslim. Kata ini digunakan ketika melakukan sebuah kesalahan atau hanya sekadar refleks spontan terhadap sesuatu.
Namun tidak hanya itu, kata istighfar juga bisa selalu diucapkan kaum muslim sebagai bagian dari doa atau dzikir.
Kata istighfar disebutkan melalui kalimat “Astaghfirullah” atau “Astaghfirullahaladzim”. Meskipun hampir sama dalam pengucapan, tetapi kedua kalimat tersebut memiliki arti yang berbeda. Perbedaan dari kedua kalimat tersebut adalah adanya kata “al adzim” pada kalimat kedua. Kata “al adzim” adalah kata yang menunjukan sifat dari Allah yang memiliki arti Maha Agung. Jika diartikan secara keseluruhan, kalimat “Astagfirullah” memiliki arti “Aku memohon ampun kepada Allah”.
Sedangkan kalimat “Astaghfirullahaladzim” memiliki arti tambahan yaitu “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung”.
Lafal istighfar sudah biasa kita ucapkan dalam keseharian, terutama usai shalat lima waktu. Makna melafalkan istighfar diantaranya mendapat kelapagan rejeki, sesuai sabda Rasulullah SAW : Siapa saja mengekalkan bacaan istighfar, niscaya Allah jadikan baginya sebuah jalan keluar di tengah kesempitan dan sebuah kelonggaran di tengah kesumpekan, dan Allah kucurkan rezeki kepadanya dari jalan yang ia tidak perhitungkan.
Istighfar merupakan salah satu zikir yang memiliki banyak keutamaan. Walaupun kalimat Istighfar ringan dan mudah diucapkan, namun bisa menjadi pemberat timbangan amal di akhirat kelak. Perintah untuk memperbanyak Istighfar sebagai permohonan ampunan, ada dalam firman Allah SWT yakni , “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun” (QS Nuh : 10).
Rasullullah SAW bersabda “Barang siapa memperbanyak Istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar, dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka”(HR. Abu Daud). Allah SWT berfirman “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun” (QS Al-Anfal:8).
Berikut keutamaan Istighfar diantaranya:
1. Membuka pintu rezeki. Ketika kita bertaubat sambal beristighfar, maka pintu rezeki akan terbuka dengan lebar.Hal ini juga ada di dalam surah Nuh ayat 10 sampai 12, yang memiliki arti :“Maka Aku berkata (kepada mereka) “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu”.
2. Menggugurkan dosa-dosa yang sebelumnya kita miliki.Hal ini sesuai dengan perkataan Rasulullah SAW “Allah telah berkata wahai hamba-hambaKu setiap kalian pasti berdosa kecuali yang aku jaga, maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya kalian aku ampuni dan barangsiapa yang meyakini bahwa aku punya kemampuan untuk mengampuni dosa-dosanya, maka akan mengampuni dosa-dosanya, maka aku akan mengampuninya dan aku tidak peduli (seberapa banyak dosanya),” (HR.Ibnu Majah, Tirmidzi).
3. Memudahkan segala urusan ,Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya, dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas).
4. Menghilangkan kemalasan, Rasulullah SAW , bahwa beliau membaca kalimat istighfar ketika sedang malas. Rasulullah SAW bersabda “Ketika hatiku malas, aku beristighfar pada Allah SAW dalam sehari sebanyak 100 kali”.(HR Muslim).
5. Menyelamatkan manusia dari api neraka, dikarenakan istighfar adalah ucapan yang biasa digunakan ketika seseorang melakukan kesalahan ataupun dosa.
6. Mendapat Balasan Berupa Surga, ketika seseorang banyak mengucap istighfar, maka mereka dapat dikatakan sebagai orang-orang yang ingat kepada Allah SWT ataupun orang-orang yang selalu memohon ampunan dari Allah SWT. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa merekalah orang-orang yang mengingat akan kesalahannya dan surgalah balasan yang diberikan oleh Allah SWT.
7. Menenangkan hati, dengan membaca istighfar maka jiwa dan raga seakan terbebas dari kesalahan yang menciptakan ketenangan dalam hati.
8. Membantu Mengatasi Kesedihan, mengucapkan istighfar menurut sebagian orang tidak hanya diucapkan pada saat membuat kesalahan saja. Beberapa orang berpendapat bahwa mengucap istigfar akan membuat hati dan jiwa menjadi tenang dalam menghadapi semua hal yang terjadi, termasuk kesedihan.*
*Penulis Dede Supriatna mantan pekerja Bank BRI, alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur
Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM.

