SATUMEDIA.ID – Jessie Gallan, perempuan tertua di Skotlandia yang meninggal dunia pada usia 109 tahun, sempat mengungkapkan pandangannya mengenai rahasia umur panjang yang membuat namanya dikenal di berbagai belahan dunia. Dengan nada bercanda, ia mengatakan bahwa menjauhi pria menjadi salah satu kunci hidupnya. Menurut Jessie, “pria lebih banyak membawa masalah daripada manfaat.” Pernyataan tersebut kemudian menjadi kutipan yang paling sering dikaitkan dengan sosoknya.
Namun, bukan hanya candaan itu yang diyakini berkontribusi terhadap usianya yang panjang. Jessie juga menjalani pola hidup sederhana namun konsisten. Ia rutin berolahraga, selalu mengawali hari dengan semangkuk bubur gandum hangat (porridge), serta memilih untuk tidak pernah menikah sepanjang hidupnya. Kebiasaan-kebiasaan tersebut disebutnya sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang dijalani selama puluhan tahun.
Lahir pada 1906 di sebuah pondok pertanian sederhana dengan dua ruangan di Aberdeenshire, Skotlandia, Jessie telah mengenal kerja keras sejak usia belia. Saat berumur 13 tahun, ia mulai bekerja sebagai pemerah susu sebelum kemudian melanjutkan pekerjaannya sebagai asisten dapur di sebuah peternakan. Aktivitas fisik yang dijalani hampir sepanjang hidupnya membuat kondisi tubuhnya tetap bugar hingga memasuki usia lanjut.
Di tahun-tahun terakhir kehidupannya, Jessie tinggal di sebuah panti perawatan di Aberdeen hingga akhirnya wafat pada usia 109 tahun. Kisah hidupnya menarik perhatian dunia karena memadukan disiplin menjalani gaya hidup sehat, pengalaman bekerja keras sejak muda, serta selera humornya yang khas ketika berbicara mengenai hubungan dengan pria. Hingga kini, Jessie Gallan masih dikenang sebagai salah satu sosok lansia yang menginspirasi banyak orang melalui perjalanan hidupnya yang luar biasa.*

