Surat Al- Mulk Pencegah dari Azab Kubur oleh Dede Supriatna

Dede Supriatna Alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM.(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Surah Al Mulk adalah surah ke -67 termasuk surat Makiyah dan terletak di awal juz 29. Menurut Nur Fajri Romadhon dalam bukunya Quran Mapping di sebutkan bahwa surat Al Mulk diturunkan setelah surat Ath-Thur dan sebelum surat Al-Haqqah.

Surah ini terdiri atas 30 ayat. Rasullah SAW bersabda : Didalam Al Quran terdapat 30 ayat yang akan memberikan syafaat kepada seseorang sampai ia diampuni, dan itu adalah Tabarakalladzi biyadihil mulku (Surat Al-Mul), HR Abu Dawud. Di balik kandungannya yang penuh makna, surat Al-Mulk menyimpan rahasia luar biasa, yaitu mampu membebaskan pembacanya dari siksa kubur.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki, bahwa membaca surat Al-Mulk memiliki keutamaan yang besar dalam Islam. Keutamaan membaca surat Juz ke-29 ini adalah mampu menyelamatkan diri dari siksaan kubur. Tak bisa dipungkiri, alam Kubur merupakan alam barzakh yang penuh dengan berbagai pertanyaan dan siksaan bagi orang-orang yang berdosa. Membaca surat Al-Mulk secara rutin diyakini dapat menjadi penyelamat dari siksaan tersebut.

Tak bisa dipungkiri, sejatinya alam kubur merupakan fase transisi antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat yang dipenuhi dengan berbagai ujian dan perhitungan atas amal perbuatan manusia. Bagi orang yang telah meninggal dunia, alam kubur menjadi panggung di mana mereka diuji dan dihukum sesuai dengan perbuatan baik atau buruk yang dilakukan semasa hidupnya. Rasullah SAW bersabda Surah Tabaraka (Al-Mulk) adalah pencegah dari azab kubur (HR Al-Hakim). Masya Allah.

Sumber: FB Islam itu indah

Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda , “Beberapa sahabat Rasululullah SAW mendirikan kemahnya di atas sebuah kuburan. Ia tidak menyangka bahwa itu adalah kuburan. Kemudian, ada seorang manusia yang dikuburkan di sana. Orang itu membaca surat Al-Mulk sampai selesai. Lalu, Rasullullah SAW datang dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku mendirikan kemahku di atas sebuah kuburan. Aku tidak menyangka bahwa itu adalah kuburan. Kemudian, ada seorang manusia yang dikuburkan di sana. Ia membaca surat Al-Mulk sampai selesai.’ Rasulullah SAW kemudian berkata, ‘Itulah yang mencegah (siksaan) dan menyelamatkan. Ia menyelamatkannya dari siksaan kubur,” (HR. Imam Tirmidzi).

Sementara itu, Syekh Muhammad bin Abdul Baqi bin Yusuf al Zarqani menjelaskan tentang keutamaan membaca Surat Al-Mulk yang bisa memberikan syafaat bagi pembacanya di hari kiamat dan membebaskan siksa kubur bagi mayit, serta memberikan ketenangan hati. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membaca Surat Al-Mulk secara rutin, terutama sebelum tidur. Artinya: “Barangsiapa yang membaca surat “Tabarak” (Al-Mulk) dengan istiqamah, maka surat tersebut akan menjadi pembelanya di hadapan Allah SWT pada hari kiamat.

Ketika setiap jiwa akan sibuk membela diri sendiri, surat ini akan membela orang yang membacanya. Abdullah bin Hamid, At-Thabrani, dan Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa seorang laki-laki berkata: “Bacalah surat ‘Tabarak’ karena surat tersebut dapat menyelamatkan dan membela pembacanya di hadapan Allah pada hari kiamat.

Surat tersebut mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon agar Allah SWT menyelamatkan pembacanya dari siksaan-Nya.” Rasulullah SAW bersabda: “Aku ingin surat ini berada di dalam hati setiap orang dari umatku.” Sa’id bin Mansur meriwayatkan dari Amru bin Murrah bahwa: “Dahulu ada yang mengatakan bahwa di dalam Al Quran terdapat surat yang dapat membela pembacanya di dalam kubur. Surat tersebut terdiri dari 30 ayat. Mereka kemudian mencari dan menemukan bahwa surat tersebut adalah surat ‘Tabarak’.”

As-Suyuthi berkata: “Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa surat ‘Tabarak’ dapat membela pembacanya di dalam kubur dan di hari kiamat. Surat tersebut dapat menyelamatkan pembacanya dari siksaan dan memasukkannya ke dalam surga,”.

Adapun, Muhammad bin Abdur Rahman Mubarakfuri menegaskan bahwa surat tersebut memiliki manfaat luar biasa dalam menjaga seseorang dari azab kubur serta mencegah mereka dari melakukan perbuatan dosa yang dapat menyebabkan siksa tersebut. Mubarakfuri menjelaskan bahwa kekuatan surat Al-Mulk bukan hanya terbatas pada perlindungan dari siksa kubur, tetapi juga memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsekuensi perbuatan dosa.

Dengan merenungkan makna dalam surah ini, seseorang diingatkan akan akibat dari perbuatan yang tidak benar, sehingga mereka dapat menjauhkan diri dari tindakan dosa yang berpotensi mengakibatkan siksa di akhirat. Oleh karena itu, dianjurkan bagi setiap Muslim untuk membaca surat Al-Mulk secara rutin.

Dinamakan surah Al-Mulk karena Allah SWT berfirman di ayat pertama : “ Maha suci Allah yang ditangan-Nya lah segala kerajaan dan dia maha kuasa atas segala sesuatu ( Al-Mulk :1). Tema besar surah ini adalah alam semesta adalah kerajaan Allah SWT. Itu artinya segala sesuatu merupakan kekuasaan-Nya dan dibawah kendali-Nya. Oleh sebab itu sudah semestinya orang beriman menaati perintah-Nya , meninggalkan larangan-Nya.

Termasuk kekuasaan Allah SWT adalah kemampuan dan kemahakuasaan -Nya untuk menghidupkan kembali yang telah mati untuk kemudian membalas setiap orang sesuai dengan amalnya berlandaskan keadilan dan rahmat. Sementara surat Al-Mulk ayat 11 , Allah SWT berfirman : Mereka mengakui dosanya (saat penyesalan tidak lagi bermanfaat). Maka , jauhlah (dari Rahmat Allah SWT) bagi para penghuni (neraka) Sa’ir (yang menyala-nyala).

Pada surat lainnya Allah SWT berfirman Al Mulk ayat 22 : Maka apakah orang-orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih baik, lebih mendapat petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap ( diatas jalan yang lurus).

Dalam ayat lain Allah SWT menegaskan : (Dia Juga) yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis .Kamu tidak akan melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih ketidakseimbangan sedikitpun (Al-Mulk:3). Allah SWT juga mengajak kaum mukminin dan bahkan semua umat manusia untuk memperhatikan makhluk yang bernama Burung. Allah SWT berfirman : Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (diudara) selain yang maha Pengasih (Al-Mulk :19).

Dalam ayat lain Allah SWT memerintahkan Rasulullah SAW untuk bertanya kepada mereka: Katakanlah (Nabi Muhammad),Terangkanlah kepadaku jika (sumber) air kamu surut kedalam tanah,siapa yang akan memberimu air yang mengalir (Al-Mulk:30). Dari paparan diatas tampak jelas hubungan antara tema besar surah ini dengan nama surahnya Al-Mulk. Bahwasannya alam semesta adalah Kerajaan Allah SWT. Sesuai Al -Mulk ayat 2 : Yaitu yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu ,siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dia Maha Perkasa lagi maha Pengampun.*

*Penulis Alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM .

Pos terkait