SATUMEDIA.ID – Dari beberapa literatur tentang diabetes baru kali ini penulis menemukan buku mengupas diabetes lengkap- rinci dan buku ini berisi sebanyak 243 halaman penerbit Gramedia yang didapat dari marketplace Shopee seharga Rp 1.987 dalam bentuk e-book ditulis mirip novel ringan, berisi dan mendidik.
Padahal penulisnya seorang profesor namun mumpuni di bidang kedokteraan. Sebagai pembuka penulis mengutip review tentang diabetes. Semoga bermanfaat bagi diabetesi baik tipe 1 atau Tipe 2.
Sejak dahulu orang beranggapan bahwa diabetes adalah penyakit yang tidak mungkin bisa disembuhkan. Bahkan Diabetes bisa menyerang jantung, menimbulkan stroke, terjadi gangguan liver, batu empedu, gagal ginjal, impotensi, amputasi kaki, kebutaan, berbagai infeksi, bahkan beberapa macam kanker.
Singkatnya, diabetes adalah silent killer, membunuh, mematikan. Diabetes tidak bisa hilang. Para ahli mengatakan gula darah si pasien well-regulated, atau well-controlled, yang disebut pula terkendali dengan baik.
Bahkan ada yang menamakannya “sembuh”. Kendati demikian, ada orang yang akhirnya bisa menyetop obat, sama sekali tanpa tablet diabetes, suntikan insulin pun dihentikan. Luar biasa. Tiga bulan telah lewat, setahun, dua tahun, bahkan sampai lima tahun, gula darahnya tetap terkontrol baik, HbA1c nya juga normal, selalu di bawah 6,5%.
Jadi, meskipun dinyatakan kena diabetes, tetapi gula darahnya terkontrol dengan sangat baik hanya melalui diet dan pengaturan gaya hidup yang benar. Diabetes seperti inilah yang dinamakan diabetes yang terkendali dengan baik, tanpa mengonsumsi obat sama sekali.
Bagi yang belum terkena diabetes, maupun yang sudah menjadi pengidap, dan bagi semua orang yang ingin hidup sehat, perlu membaca dan mempelajari buku ini dengan sungguh-sungguh. Buku ini untuk Anda yang mau berubah, yang punya semangat dan tekat kuat untuk melangkah.
Tidak seperti buku-buku yang lain mungkin sarat teori dan banyak ilmu diabetes – buku ini memuat lengkap tentang diabetes untuk mengendalikan diabetes.
Pengertian Diabetes Melitus (DM) Dilansir dari pernyataan World Health Organization, Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin.
Tanda dan gejala DM Diabetes Melitus (DM) seringkali muncul tanpa gejala. Namun ada beberapa gejala yang harus diwaspadai yang memungkinkan terjadinya diabetes, antara lain: poliuria (sering buang air kecil), polidipsia (sering haus), dan polifagia (banyak makan/ mudah lapar). Selain itu ada beberapa keluhan yang sering muncul seperti: penglihatan kabur, koordinasi gerak anggota tubuh terganggu, kesemutan pada tangan atau kaki, timbul gatal-gatal yang seringkali sangat mengganggu (pruritus), dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.
Berdasarkan gejala yang terjadi, DM diklasifikasikan menjadi 2 tipe:1. DM Tipe 1, gejala yang umum dikeluhkan penderita tipe ini adalah poliuria, polidipsia, polifagia, penurunan berat badan, cepat merasa lelah (fatigue), iritabilitas, dan pruritus (gatal-gatal pada kulit).
2. DM Tipe 2. Gejala yang dikeluhkan umumnya hampir tidak ada. Namun gejala DM Tipe 2 seringkali muncul tanpa diketahui, dan penanganan baru dimulai beberapa tahun kemudian ketika penyakit sudah berkembang dan komplikasi sudah terjadi. Penderita DM Tipe 2 umumnya lebih mudah terkena infeksi, sukar sembuh dari luka, daya penglihatan makin buruk, dan umumnya menderita hipertensi, hiperlipidemia, obesitas, dan juga komplikasi pada pembuluh darah dan syaraf.
Penyebab DM menurut para ahli, ada beberapa penyebab Diabetes Melitus, yaitu: tidak melakukan pemeriksaan gula darah secara teratur, nutrisi yang tidak seimbang, aktifitas fisik yang tidak seimbang, mengonsumsi minuman yang disertakan pemanis buatan, cemilan tidak sehat.
Apakah DM bisa disembuhkan? Meskipun diabetes tidak dapat disembuhkan, penyakit ini dapat ditangani dan dikontrol, yang berarti penderita bisa mempertahankan kadar gula darah tetap dalam kadar normal sehingga tidak menyebabkan komplikasi (penyakit lanjutan yang lebih berat dari penyakit awal).
Namun, diabetes tidak bisa disembuhkan secara total walaupun kadar gula darah penderita mungkin saja turun hingga taraf normal. Apakah kadar gula darah stabil berarti penderita sudah sembuh?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stabilnya gula darah ketika seseorang didiagnosis diabetes bukan berarti telah sembuh. Hal ini dikarenakan diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi secara bertahap.
Jadi, diabetes tipe 1 atau tipe 2 adalah kondisi seumur hidup yang tidak bisa hilang sepenuhnya. Pengobatan alami diabetes dapat membantu mengatasi berbagai gejala diabetes. Namun, belum ada bukti klinis yang menyatakan diabetes bisa disembuhkan secara total melalui obat-obatan alami. Hingga saat ini, memang belum ada obat mujarab agar diabetes bisa sembuh total. Penderita Diabetes di Indonesia merupakan yang terbesar kelima di dunia.
Salah satu upaya agar diabetes bisa sembuh penulis buku ini memberikan kiat jitu dan mudah yakni di halaman 135 : Aktif bergerak,Rajin Olahraga. Olahraga rutin berkelanjutan sangat dianjurkan bagi Anda yang diabetes.
Banyak manfaat yang diperoleh untuk menjaga kesehatan. Pekerjaan atau aktifitas sehari-hari juga membakar kalori,misalnya naik turun tangga,berkebun atau pekerjaan rumah.
Sekecil apapun ,gerakan Anda dapat menurunkan gula darah sehingga lemak dan darah menjadi lebih baik. Ubah gaya hidup Anda yang lebih aktif, misalnya membersihkan mobil atau motor sendiri, lebih banyak jalan kaki daripada naik mobil, lebih baik naik tangga daripada menggunakan lift, mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri daripada menyuruh orang lain .
Hitungannya bila Anda mencuci mobil selama 45-60 menit itu artinya Anda membakar 120 kalori untuk anda yang berat badannya 70 Kg. Sekarang bagi yang berolahraga disarankan olahraga yang paling pas adalah jalan , jogging, sepeda, dansa aerobik, senam, renang , tenis, dan lainnya. Bagi diabetesi olahraga itu tidak perlu berjam-jam cukup 30 menit selama 5-7 hari dalam seminggu.
Kata kuncinya adalah rutin dan berkelanjutan. Pada halaman 30 Anda diharapkan untuk untuk memilih dan mengatur porsi dan nutrisi yang baik untuk diabetes, hindari dari : makan junkfood seperti keripik, es krim, cokelat dan kentang goreng yang tidak sehat, minuman yang manis, makanan cepat saji, tidur larut malam,tidak sarapan, makan terlalu cepat tidak dikunyah,merokok, alkohol, ngemil, dan stress berlebihan.
Semoga ikhtiar dan usaha Anda untuk bisa sembuh dari diabetes minimalnya dapat mengendalikan diabetes .
*Penulis Dede Supriatna alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM

