KBB Terjunkan  234 Atlet ke POPDA XIV dan Peparpeda IV Jawa Barat 2025

Pelepasan atlet KBB di jangan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025 oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail di Bale Gempungan, Gedung B Lantai 4 Komplek Pemkab Bandung Barat, Kamis (18/9/2025). (Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Ratusan atlet pelajar Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi dilepas untuk bertarung di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025.

Pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail di Bale Gempungan, Gedung B Lantai 4 Komplek Pemkab Bandung Barat, Kamis (18/9/2025).

Wabup menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum pembuktian semangat dan prestasi generasi muda Bandung Barat.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) KBB Ade Zakir, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Duddy Prabowo, serta perwakilan dari KONI dan NPCI KBB.

Dalam ajang olahraga pelajar paling bergengsi di Jawa Barat itu, Bandung Barat mengirimkan 223 atlet, 55 pelatih, dan 25 ofisial untuk berlaga di 22 cabang olahraga POPDA. Sementara di ajang Peparpeda, turut diberangkatkan 11 atlet difabel, 7 pelatih, dan 9 ofisial untuk 2 cabang olahraga.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, Drs. H. Imam Santoso Mulyo R., M.Pd, menegaskan bahwa pengiriman kontingen ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Bandung Barat dalam pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga pelajar.

“Keikutsertaan Bandung Barat di POPDA XIV dan Peparpeda IV ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud keseriusan pemerintah dalam memberikan motivasi serta peluang bagi atlet muda untuk berkembang,” ujar Imam Santoso.

Ia menambahkan, ajang ini bukan hanya medan kompetisi, tetapi juga sarana seleksi dan kaderisasi atlet berprestasi yang kelak akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional bahkan internasional.

“Kami ingin menjadikan olahraga sebagai sarana pembangunan karakter. Nilai sportivitas, disiplin, persatuan, dan daya saing adalah bekal penting bagi para pelajar agar siap menghadapi masa depan,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Imam berharap seluruh atlet tampil dengan penuh percaya diri dan semangat juang tinggi.

“Kami berharap seluruh atlet mampu tampil maksimal, memberikan yang terbaik, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Prestasi adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan doa,” ungkapnya.

Pemkab Bandung Barat optimistis, kontingen muda ini akan membawa pulang prestasi membanggakan serta mengharumkan nama daerah di kancah olahraga pelajar Jawa Barat.

“Bandung Barat punya potensi besar. Kini saatnya anak-anak muda kita membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di tingkat provinsi dan nasional,” pungkas Imam Santoso.

Dengan semangat juang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Bandung Barat menatap POPDA dan Peparpeda 2025 dengan tekad bulat, bukan hanya untuk bertanding, tetapi untuk berprestasi dan menginspirasi.*

Pos terkait