SATUMEDIA.ID – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, meyakini bahwa James Trafford akan menjadi penjaga gawang utama tim nasional Inggris “cepat atau lambat”. Kiper berusia 23 tahun itu mengawali musim sebagai pilihan utama setelah kembali dari Burnley pada musim panas lalu dan tampil dalam tiga laga awal Premier League.
Namun, sejak kedatangan Gianluigi Donnarumma dari Paris Saint-Germain pada tenggat transfer, Trafford lebih sering duduk di bangku cadangan. Setelah tampil impresif di babak ketiga Carabao Cup saat City menang atas Huddersfield, ia diperkirakan kembali turun saat menghadapi Swansea pada Kamis (30 Oktober 2025) pukul 02.45 WIB di ajang yang sama.
Guardiola menegaskan situasi kiper memang berbeda dibanding posisi lain karena hanya satu yang bisa bermain secara reguler. Ia memuji profesionalisme Trafford selama latihan dan menilai setiap pemain harus siap kapan pun dibutuhkan, terutama dalam menghadapi jadwal padat di Premier League dan Liga Champions.
“Kami senang dengan sikapnya. Salah satu alasan kami ingin terus melaju di kompetisi ini adalah agar semua pemain, termasuk kiper, tetap dalam kondisi siap bermain,” ujarnya dikutip laman resmi klub.
Meski Jordan Pickford masih menjadi pilihan utama Inggris dengan 80 caps dan rekor sembilan clean sheet beruntun, Guardiola percaya masa depan Trafford sangat cerah. Transfernya dari Burnley disebut bernilai antara £27 juta hingga £31 juta, yang bisa menjadikannya kiper Inggris termahal mengungguli Pickford.
Trafford memang belum melakukan debut untuk tim senior Inggris, tetapi sudah empat kali dipanggil sejak membawa tim U-21 menjuarai Euro 2023 tanpa kebobolan satu gol pun.
“Kami punya kiper luar biasa. Untuk Inggris, cepat atau lambat, dia akan jadi nomor satu,” kata Guardiola
. “Saya yakin Gigi belajar dari James, dan James juga belajar dari Gigi. Para penjaga gawang selalu saling terhubung.”





