Drama Kartu Merah Warnai Kekalahan Persik Kediri dari PSIM Yogyakarta

Persik Kediri.(instagram @persikfcofficial).**

SATUMEDIA.ID – Persik Kediri kembali harus menelan pil pahit dengan mencatat kekalahan kelima di ajang BRI Super League 2025/26. Kali ini, Macan Putih takluk dari PSIM Yogyakarta dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke-11 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (31/10/2025).

Meski babak pertama berakhir tanpa gol, skuad besutan Ong Kim Swee sempat menunjukkan potensi untuk membawa pulang poin. Namun, momentum pertandingan berubah drastis setelah tuan rumah mencetak gol cepat di awal paruh kedua.

Nermin Haljeta membuka keunggulan PSIM pada menit ke-49, disusul gol Ze Valente lewat eksekusi penalti di menit ke-61. Hukuman itu diberikan usai Henhen Herdiana menjatuhkan lawan di area terlarang sekaligus diganjar kartu merah oleh wasit.

Kendati bermain dengan 10 orang, Persik Kediri tetap berupaya memberikan perlawanan. Hasilnya, Ezra Walian berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-63. Situasi lapangan kemudian kembali seimbang setelah Ezequiel Vidal dari PSIM juga menerima kartu merah di menit ke-85.

Sayangnya, waktu tersisa terlalu singkat untuk Macan Putih menyamakan kedudukan. Pelatih Ong Kim Swee menilai bahwa keluarnya Henhen Herdiana menjadi titik balik yang merusak ritme tim.

“Sebuah pertandingan yang tak mudah, ketika kami kehilangan satu pemain. Padahal secara permainan kami bisa mengimbangi PSIM Yogyakarta. Pemain telah menjalankan skema sangat baik. Saya apresiasi para pemain yang sudah tampil maksimal,” kata Ong Kim Swee.*

Pos terkait