SATUMEDIA.ID – Tottenham kembali terpuruk di kandang sendiri setelah Fulham mencuri kemenangan 2-1, namun perhatian justru tertuju pada blunder fatal Guglielmo Vicario. Kesalahan kiper asal Italia itu yang terpeleset saat mencoba membangun serangan dari luar kotaknya langsung berujung gol jarak jauh Harry Wilson dari sisi lapangan. Momen itu memicu kemarahan sebagian suporter yang tak segan menyorakinya setiap kali bola datang ke kakinya.
Reaksi keras tersebut membuat pelatih Thomas Frank murka. Ia menegaskan bahwa mencemooh pemain saat pertandingan berlangsung adalah bentuk pengkhianatan terhadap spirit klub. Frank menyebut suporter yang melakukan itu “bukan fans Tottenham sejati”, menegaskan bahwa dukungan justru paling dibutuhkan ketika tim berada di situasi sulit. Baginya, kritik setelah laga boleh saja, tapi tekanan di tengah pertandingan hanya memperburuk keadaan.
Meski Mohammed Kudus memberi harapan lewat gol babak kedua, Spurs tak mampu membalikkan keadaan. Mantan kiper Premier League, Joe Hart, menilai kesalahan Vicario sebagai sesuatu yang sebenarnya sangat bisa dicegah, meski ia juga memahami kekecewaan para pendukung. Hart menekankan bahwa seberapa pun besarnya kontribusi Vicario bagi ruang ganti, blunder seperti itu tetap akan menjadi sorotan apalagi ketika berakhir sebagai gol kemenangan lawan.*





