SATUMEDIA.ID – Phil Foden memahami betul besarnya arti Derby Manchester, laga yang selalu sarat gengsi bagi Manchester City maupun Manchester United. Pemain berusia 25 tahun itu punya rekam jejak impresif saat menghadapi rival sekota, dengan catatan 10 kemenangan dari 16 pertemuan serta koleksi tujuh gol, termasuk hat-trick pertamanya di ajang Premier League. Derby Manchester kali ini akan digelar di Old Trafford pada Sabtu malam pukul 19.30 WIB.
Menjelang pertandingan tersebut, Foden menegaskan bahwa duel kontra Manchester United bukan sekadar perebutan tiga poin. Ia menilai laga ini memiliki tekanan dan emosi lebih karena melibatkan kebanggaan para pemain dan suporter.
“Bagi saya, ini adalah pertandingan yang sangat besar. Ini salah satu laga terpenting dan selalu menjadi hal pertama yang saya perhatikan,” kata Foden.
“Ini adalah pertandingan yang benar-benar ingin saya mainkan. Rasanya ada beban yang lebih besar, terutama untuk para penggemar, dan semua orang pasti akan membicarakannya.
Ada sedikit candaan dengan keluarga dan teman-teman, ini adalah pertandingan yang ingin Anda menangkan demi gengsi dan kebanggaan.
Ini adalah laga satu kali, apa pun bisa terjadi, dan kami sudah sering melihat hal itu di derby-derby lainnya. Kami hanya harus tetap fokus dan melakukan apa yang menjadi kekuatan kami.”
Setelah melewati musim 2024/25 yang cukup sulit, performa Foden menunjukkan kebangkitan pada musim ini. Ia telah mencetak 10 gol dan empat assist, sekaligus menjadi bagian penting dalam permainan City bersama Jeremy Doku, Rayan Cherki, dan Tijjani Reijnders di belakang Erling Haaland. Perubahan komposisi tim juga membuat perannya semakin berkembang.
“Saya merasa cukup besar memengaruhi permainan dan membantu tim dalam membangun serangan, termasuk menemukan peran baru dan bermain lebih dalam di beberapa pertandingan,” ujarnya.
“Saya merasa segar, baik secara fisik maupun mental, dan bisa membantu tim dengan cara apa pun. Saya yakin punya kemampuan untuk mencetak gol dan memberi assist di pertandingan besar. Terkadang tim berharap saya bisa melakukan sesuatu untuk membongkar pertahanan lawan. Itulah tipe pemain yang ingin saya jadi. Saya merasa masih bisa terus berkembang dan menjadi pemain yang lebih baik.”





