Terancam Dipecat, Thomas Frank Klaim Masih Dipercaya Manajemen Tottenham

Thomas Frank, pelatih Tottenham Hotspurs.(instagram @spursofficial).**

SATUMEDIA.ID – Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, menegaskan dirinya masih merasakan dukungan penuh dari jajaran petinggi klub, meski performa Spurs musim ini jauh dari kata memuaskan. Namun di balik pernyataan optimistis itu, BBC Sport mengungkap bahwa posisi Frank sebenarnya tengah berada dalam sorotan serius, dengan opsi pemecatan mulai dibicarakan secara internal setelah baru tuuh bulan menangani tim.

Manajemen Spurs memang masih menunjukkan dukungan secara terbuka, tetapi tekanan semakin besar usai kekalahan kandang dari West Ham akhir pekan lalu. Frank mengungkapkan bahwa ia sempat makan siang bersama CEO Vinai Venkatesham serta dua petinggi klub lainnya, Nick Beucher dan Johan Lange. Menurutnya, pertemuan tersebut berjalan positif dan membahas masa depan klub, sebuah sinyal yang ia anggap sebagai tanda kepercayaan, bukan sebaliknya.

Meski begitu, situasi di lapangan tak bisa disembunyikan. Tottenham terpuruk di peringkat ke-14 Premier League dengan hanya tujuh kemenangan dari 22 laga, sementara suara ketidakpuasan suporter semakin lantang. Bahkan, chant “you’re getting sacked in the morning” terdengar jelas dari tribun. Frank menegaskan bahwa satu-satunya cara meredam kritik adalah dengan meraih kemenangan, karena pada akhirnya dukungan fans akan datang jika tim tampil meyakinkan.

Masalah Spurs kian kompleks karena krisis pemain. Frank hanya memiliki 11 pemain outfield dari skuad utama jelang laga penting Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Sejumlah nama seperti Ben Davies, Richarlison, Bentancur, Kulusevski, hingga Maddison masih menepi, sementara Van de Ven absen karena skorsing dan Conor Gallagher belum bisa dimainkan. Dengan Spurs kini duduk di posisi ke-11 klasemen Liga Champions, laga kontra Dortmund menjadi momen krusial. Frank pun berharap dukungan penuh sejak menit pertama, karena menurutnya, “jika semua bersatu, keajaiban bisa saja terjadi.”

Pos terkait