SATUMEDIA.ID – Manchester City tampil dominan saat menjamu Galatasaray dan memastikan diri finis di delapan besar Liga Champions. Kemenangan ini terasa krusial bagi pasukan Pep Guardiola, yang sebelumnya sempat berada dalam ancaman harus menjalani babak play-off dua leg usai kekalahan mengejutkan dari Bodø/Glimt. Hasil positif Benfica atas Real Madrid ikut memastikan City melaju otomatis ke fase berikutnya.
Guardiola menilai kelolosan langsung memberi keuntungan besar bagi timnya. Ia menegaskan bahwa kondisi fisik pemain menjadi faktor utama, terlepas dari harus atau tidaknya menjalani play-off. Menurutnya, ketatnya persaingan di Liga Champions musim ini terlihat dari banyaknya tim besar yang gagal menembus delapan besar, sehingga setiap kemenangan memiliki nilai yang sangat penting.
City sejatinya bisa unggul cepat, namun peluang emas Erling Haaland di menit awal masih belum menemui sasaran. Penyerang asal Norwegia itu akhirnya memecah kebuntuan dengan penyelesaian dingin memanfaatkan umpan terobosan Jeremy Doku, sekaligus mengakhiri puasa golnya dari permainan terbuka. Tekanan tuan rumah berlanjut hingga gol kedua tercipta lewat sepakan keras Rayan Cherki setelah kerja sama apik di lini depan.
Galatasaray berusaha memberi perlawanan, dengan Victor Osimhen sempat mendapatkan dua peluang terbaik bagi tim tamu. Namun, upaya penyerang asal Nigeria tersebut berhasil dimentahkan Gianluigi Donnarumma. Di sisi lain, City mendapat sedikit kabar buruk setelah Jeremy Doku harus ditarik keluar akibat cedera betis dan diragukan tampil pada laga liga berikutnya melawan Tottenham.*





