PSIM Tancap Gas, Targetkan Siap ke Level Asia

SATUMEDIA.ID – PSIM Yogyakarta mendapat kabar menggembirakan. Laskar Mataram resmi mengantongi status Granted dalam Club Licensing Cycle 2025/26, yang memastikan mereka layak tampil di Super League musim depan. Hasil ini menjadi langkah penting bagi klub yang baru kembali ke level elite setelah penantian panjang.

Manajemen PSIM menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari fokus utama mereka di musim perdana usai promosi. Penataan aspek fundamental klub, termasuk pemenuhan lisensi, menjadi prioritas utama agar tim tidak hanya kompetitif di lapangan, tetapi juga solid dari sisi organisasi.

“Sebagai tim yang baru kembali menginjakkan kaki di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia setelah sekian lama, fokus utama manajemen PSIM di tahun pertama ini adalah menata berbagai kebutuhan jangka pendek klub, termasuk memastikan kelayakan Club Licensing untuk Super League 2025/26,” kata General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny.

Lebih lanjut, manajemen menyadari bahwa standar lisensi terus berkembang dan harus direspons dengan serius. Mereka juga menekankan adanya konsekuensi besar jika gagal memenuhi persyaratan yang ditetapkan. “Pemenuhan standar lisensi ini adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Kami sangat menyadari bahwa ada konsekuensi serius, yakni pengurangan poin di kompetisi, jika klub sampai gagal memenuhinya,” dia menambahkan.

“Kelulusan lisensi yang kami ajukan pada siklus 2025/26 ini adalah jaminan kelayakan kami untuk mengarungi kompetisi di musim 2026/27 mendatang,” jelasnya.

Meski sudah mengantongi lisensi, PSIM memilih bersikap realistis terkait peluang tampil di kompetisi Asia. Fokus utama saat ini adalah memperkuat fondasi tim agar tetap stabil dan tidak terbebani ambisi berlebihan.

“Terkait peluang di kompetisi tingkat Asia, kami melihat bahwa alokasi slot untuk musim 2026/2027 masih sangat terbatas. Oleh karena itu, langkah paling bijak bagi manajemen saat ini adalah berfokus pada penguatan fondasi dan stabilitas internal tim terlebih dahulu agar tidak membebani klub,” Steven menjelaskan.

Ke depan, PSIM sudah menyiapkan langkah bertahap untuk meningkatkan level klub, termasuk menargetkan kesiapan mengikuti lisensi kompetisi Asia.

“Untuk siklus pengajuan lisensi musim depan (2026/27), PSIM berkomitmen untuk tampil lebih siap dan mulai mengikuti tahapan asesmen lisensi ACL 2, guna membuka kelayakan partisipasi kompetisi Asia untuk musim 2027/28,” pungkasnya.*

Pos terkait