SATUMEDIA.ID -Persib Bandung menghadapi tantangan besar jelang laga krusial penentuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5), Maung Bandung dipastikan kehilangan dua pemain kunci, yakni Federico Barba dan Luciano Guaycochea.
Absennya kedua pemain tersebut menjadi kerugian besar bagi Persib. Barba selama ini menjadi figur sentral di lini belakang dengan torehan lima gol dan satu assist dari 27 pertandingan. Adapun Luciano Guaycochea tampil impresif di lini tengah lewat kontribusi lima gol dan dua assist dalam 25 laga.
Di tengah situasi tersebut, pelatih Bojan Hodak menegaskan timnya tidak ingin larut dalam kehilangan. Ia percaya skuad Persib tetap memiliki kedalaman tim yang cukup untuk menjaga peluang meraih hasil maksimal di Parepare.
Hodak menyiapkan sejumlah alternatif untuk menutup lubang yang ditinggalkan Barba dan Lucho. Posisi bek tengah kemungkinan akan dipercayakan kepada Julio Cesar, sementara peran kreatif di lini tengah dapat diisi Marc Klok, Adam Alis, atau Berguinho.
“Kami akan tampil tanpa Barba dan Lucho, tapi kami memiliki 22 pemain dan mereka harus bisa memperlihatkan performa terbaiknya. Saya sedang mempersiapkan segalanya di latihan,” ujar Hodak dikutip dari laman I-League, Jumat (15/5/2026).
Situasi Persib semakin tidak ideal setelah Hodak juga dipastikan absen mendampingi tim dari pinggir lapangan. Pelatih asal Kroasia itu terkena sanksi akumulasi kartu kuning usai pertandingan kontra Persija Jakarta. Ini menjadi kali ketiga musim ini ia harus menjalani hukuman serupa.
Meski begitu, Hodak memastikan kondisi tersebut bukan masalah besar. Tugas memimpin tim di area teknis akan diserahkan kepada asistennya, Igor Tolic, yang disebut sudah terbiasa menjalankan peran tersebut.
“Igor akan duduk di bangku cadangan dan itu saja. Tidak ada masalah, dia sudah tahu, dia sudah siap, karena dia melakukan ini ketiga kalinya tahun ini,” kata Hodak.*





