SATUMEDIA.ID – Persib Bandung berada di ambang gelar juara Indonesia Super League 2025/2026. Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara pada laga pamungkas musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Tim asuhan Bojan Hodak datang dengan modal impresif. Persib kini kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka atas Borneo FC yang terus membayangi di posisi kedua.
Atmosfer optimisme pun menyelimuti skuad Pangeran Biru. Bermain di hadapan ribuan Bobotoh membuat motivasi para pemain berlipat ganda untuk menuntaskan musim dengan trofi juara.
Meski begitu, Persib dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Marc Klok harus absen akibat akumulasi kartu kuning, sementara Layvin Kurzawa masih dibekap cedera.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat Hodak khawatir. Pelatih asal Kroasia itu memastikan mayoritas pemain berada dalam kondisi siap tempur.
“Semua orang baik-baik saja. Kurzawa absen karena belum siap untuk pertandingan ini. Marc juga absen karena mendapat akumulasi kartu kuning. Tapi selain mereka, semua siap untuk pertandingan,” ujar Hodak dikutip dari laman Persib, Sabtu (23/5/2026).
Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan, target Persib tetap sama yakni memburu kemenangan, meski hasil imbang sudah cukup untuk memastikan gelar juara.
“Setiap pertandingan kami selalu berusaha untuk menang. Saat ini kami sedang dalam tren yang bagus. Tim cukup percaya diri, dan itu bagus untuk kami,” katanya.
Hodak bahkan menyebut dirinya tidak perlu lagi memberikan motivasi tambahan kepada para pemain karena antusiasme mereka sudah sangat tinggi menjelang laga penentuan.
“Saya justru harus menenangkan mereka,” ucapnya.
Di sisi lain, Persijap Jepara datang ke Bandung dengan ambisi besar menggagalkan pesta juara tuan rumah. Pelatih Mario Lemos memastikan timnya tetap membawa mentalitas bertarung demi mencuri hasil maksimal di GBLA.
Menurut Lemos, pendekatan permainan Persijap tidak akan banyak berubah seperti saat mereka sukses menahan imbang Borneo FC.
“Kami ingin tetap bersaing dan mencoba mendapatkan hasil terbaik yang kami bisa. Cara bermain kami saat melawan Borneo akan sama dengan melawan Persib,” kata Lemos.
Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan anak asuhnya tidak merasa gentar menghadapi tekanan besar di markas Persib.
“Kami tidak menganggap pertandingan ini berbeda dari pertandingan sebelumnya,” tegasnya.
Laga ini diprediksi berlangsung panas dan penuh tensi tinggi. Di satu sisi, Persib ingin memastikan trofi tetap berada di Bandung. Sementara di sisi lain, Persijap bertekad merusak pesta juara Maung Bandung di hadapan publik sendiri.*





