SATUMEDIA.ID – Timnas Belgia akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Mesir pada Selasa (16/6/2026) pukul 02.00 WIB. Laga Grup G tersebut akan berlangsung di Seattle Stadium yang berkapasitas sekitar 68 ribu penonton. Selain Mesir, Belgia juga akan bersaing dengan Iran dan Selandia Baru untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.
Turnamen tahun ini menjadi penampilan ke-13 Belgia di ajang Piala Dunia. Meski kerap dihuni pemain-pemain berkualitas, hingga kini The Belgian Red Devils masih memburu prestasi terbaik berupa gelar juara dunia yang belum pernah mereka raih.
Prestasi terbaik Belgia di Piala Dunia terjadi pada edisi 2018 di Rusia. Saat itu, generasi emas yang dipimpin Eden Hazard berhasil membawa Belgia finis di posisi ketiga setelah mengalahkan Inggris 2-0 pada laga perebutan tempat ketiga.
Perjalanan Belgia di turnamen tersebut sangat mengesankan. Mereka sukses menyingkirkan Brasil di babak perempat final melalui kemenangan 2-1. Pada pertandingan itu, penampilan luar biasa Thibaut Courtois menjadi salah satu kunci kemenangan. Sang kiper berkali-kali menggagalkan peluang emas yang diciptakan Neymar dan rekan-rekannya.
Keberhasilan finis di peringkat ketiga membuat Belgia semakin diperhitungkan di level internasional. Apalagi mereka sempat menduduki peringkat pertama FIFA dalam periode yang cukup panjang, menandakan kualitas skuad yang dimiliki saat itu.
Meski dihuni nama-nama besar seperti Eden Hazard, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, hingga Jan Vertonghen, generasi emas Belgia justru gagal mempersembahkan trofi bergengsi.
Peluang terbaik mereka datang di Euro 2020. Belgia tampil meyakinkan dengan menyingkirkan juara bertahan Portugal pada babak 16 besar. Namun langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah 1-2 dari Italia yang kemudian keluar sebagai juara.
Kegagalan tersebut menjadi awal menurunnya performa Belgia. Regenerasi pemain yang berjalan tidak sepenuhnya mulus membuat kekuatan mereka perlahan berkurang dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Piala Dunia 2022 menjadi salah satu momen paling mengecewakan dalam sejarah sepak bola Belgia. Berstatus sebagai salah satu unggulan, mereka justru tersingkir pada fase grup.
Belgia hanya mampu finis di posisi ketiga Grup F di bawah Maroko dan Kroasia. Hasil tersebut membuat mereka gagal melangkah ke babak gugur dan menandai berakhirnya era generasi emas yang sebelumnya begitu ditakuti lawan-lawannya.
Kegagalan di Qatar juga memunculkan banyak pertanyaan mengenai masa depan tim nasional Belgia, terutama terkait proses regenerasi pemain.
Untuk Piala Dunia 2026, pelatih Rudi Garcia membawa kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang tengah berkembang. Di bawah mistar, Thibaut Courtois masih menjadi pilihan utama. Namun posisinya mulai mendapat tantangan dari kiper muda Senne Lammens yang tampil impresif sepanjang musim bersama Manchester United.
Di lini belakang, pengalaman Thomas Meunier tetap dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan tim. Sementara di sektor tengah, Kevin De Bruyne masih menjadi motor permainan sekaligus pemimpin skuad. Turnamen ini berpotensi menjadi Piala Dunia terakhir bagi gelandang Napoli tersebut.
Belgia juga memiliki sejumlah pemain yang mampu memberikan perbedaan di lini serang. Jeremy Doku dengan kecepatan dan kemampuan dribelnya, Leandro Trossard yang tampil konsisten bersama Arsenal, hingga Romelu Lukaku yang tetap menjadi andalan dalam urusan mencetak gol.
Setelah kegagalan pada edisi 2022, Belgia datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Target realistis yang dipasang adalah lolos dari fase grup dan melangkah setidaknya hingga babak perempat final. Dengan kualitas skuad yang dimiliki, Belgia juga membidik posisi juara Grup G agar mendapatkan jalur yang lebih menguntungkan di fase gugur.
Pertandingan melawan Mesir akan menjadi ujian pertama sekaligus penentu momentum mereka di turnamen ini. Jika mampu memulai dengan kemenangan, Setan Merah berpeluang besar mengembalikan status mereka sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026.
Bagi Belgia, turnamen kali ini bukan sekadar mengejar hasil. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa setelah berakhirnya era generasi emas, mereka masih memiliki kapasitas untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.*





