SATUMEDIA.ID – Jerman kembali harus mengubur mimpi di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir secara dramatis di babak 32 besar. Die Mannschaft kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay usai bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Hasil ini semakin memperpanjang periode sulit Jerman di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sepanjang pertandingan, tim asuhan Julian Nagelsmann sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola yang mencapai sekitar 75 persen. Namun, rapatnya pertahanan Paraguay membuat Jerman kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Paraguay bahkan sempat unggul lebih dulu lewat gol Julio Enciso, sebelum Kai Havertz menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Jerman nyaris berbalik memimpin melalui Jonathan Tah, tetapi gol sang bek dianulir wasit karena pelanggaran yang terjadi lebih dulu.
Drama berlanjut ke adu penalti, fase yang selama ini menjadi kekuatan Jerman di Piala Dunia. Namun rekor sempurna mereka akhirnya berakhir setelah Kai Havertz dan Nick Woltemade gagal menjalankan tugas, sementara tendangan Jonathan Tah melambung di momen krusial. Paraguay pun memastikan kemenangan dan melaju ke babak berikutnya.
Pelatih Julian Nagelsmann mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Menurutnya, tersingkir dari Piala Dunia oleh Paraguay menjadi pukulan yang sangat menyakitkan bagi timnya. “Ketika Anda tersingkir dari Piala Dunia setelah menghadapi Paraguay, rasanya sangat pahit. Ini benar-benar menyakitkan,” ujar Nagelsmann.
Ia juga menilai kegagalan ini menunjukkan bahwa Jerman belum lagi berada di level elite sepak bola dunia. “Ini adalah eliminasi ketiga secara beruntun. Artinya, saat ini kami bukan lagi bagian dari tim-tim kelas satu,” tegas pelatih berusia 38 tahun itu.*





