SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat pembenahan infrastruktur pendukung menjelang rencana dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh akses dan fasilitas penunjang siap ketika bandara kembali melayani penerbangan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pembahasan mengenai reaktivasi Bandara Husein Sastranegara kini telah memasuki tahapan teknis. Seluruh perangkat daerah terkait dikerahkan untuk menuntaskan berbagai pekerjaan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
“Kami sudah masuk ke tahap yang sangat teknis. Instruksinya adalah melakukan berbagai perbaikan sarana dan prasarana pendukung. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, DSDABM, DPKP, termasuk Dinas Perhubungan Jawa Barat, agar akses kendaraan umum menuju kawasan bandara dapat berfungsi dengan baik,” ujar Farhan dikutip dari laman Pemkot Bandung, Selasa (30/6/2026).
Ia menyebutkan, pemerintah daerah juga terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai target.
Menurut Farhan, mengacu pada informasi dari Menteri Perhubungan, Bandara Husein Sastranegara dijadwalkan kembali beroperasi pada 17 September 2026.
“Kalau mengacu pada pernyataan Menteri Perhubungan, targetnya 17 September. Kami sudah beberapa kali menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat untuk membahas kesiapan pembukaan kembali bandara,” katanya.
Seiring dengan itu, sejumlah pekerjaan fisik mulai dikerjakan. Pemkot Bandung membenahi penerangan jalan umum (PJU), memperbaiki sistem drainase, meningkatkan kualitas jalan, serta menata kawasan parkir di sekitar bandara.
Pembenahan difokuskan pada akses utama menuju Bandara Husein Sastranegara, terutama di Jalan Abdulrahman Saleh dan Jalan Pajajaran yang menjadi jalur keluar masuk kendaraan.
Farhan menambahkan, penataan area parkir dilakukan melalui koordinasi dengan TNI Angkatan Udara (AU) mengingat kawasan bandara merupakan aset milik TNI AU.
“Perbaikan PJU, drainase, akses Jalan Abdulrahman Saleh dan Jalan Pajajaran, termasuk penataan area parkir, sedang kami kerjakan. Karena kawasan ini merupakan aset TNI AU, seluruh pekerjaan dilakukan sesuai hasil koordinasi dan persetujuan dari TNI AU,” ucapnya.*





