Pemkab Bandung Barat Penuhi Janji Bayarkan Sisa Bonus Atlet Rp 13,5 Miliar

Kadispora KBB Imam Santoso secara simbolis menyerahkan bonus atlet Porprov XIV di LPMP Jalan Raya Cimareme-Batujajar, Rabu (3/4/2023)./Istimewa

SATUMEDIA – Pemkab Bandung Barat akhirnya memenuhi janjinya untuk membayarkan sisa bonus atlet sebesar Rp 13,5 miliar lebih menjelang Idulfitri. Sebelumnya, karena keterbatasan anggaran baru sanggup membayar 25 persen dari total bonus yang dijanjikan.

Bonus ini untuk atlet peraih medali pada Porprov 2022, Peparda 2022, Sea Games Kamboja 2023, dan Asian Games Tiongkok 2022 yang pelaksanaannya di tahun 2023.

Diketahui, pada Porprov Jabar 2022 kontingen KBB meraih 49 medali emas, 72 medali perak, dan 108 medali perunggu atau total 229 medali.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KBB, Agus Mulya mengapresiasikan Pemkab Bandung Barat yang menepati janjinya untuk membayarkan sisa bonus atlet sebelum Idulfitri.

“Bonus atlet yang belum diberikan totalnya sebesar Rp13,5 miliar. Mestinya dibayarkan pada 2022 lalu, namun tak dialokasikan oleh pemerintah daerah,” sebutnya. In

Selama setahun lebih, ia mengalami banyak tekanan karena bonus atlet Porprov Jabar tahun 2022 serta anggaran KONI lainnya nol rupiah.

“Alhamdulillah kita dapat anggaran dari Pemda berkat Pak Pj. Tahun 2023, saya berdarah-darah karena nol rupiah (dari Pemda). Tahun sekarang kita dapat Rp4 miliar, akan saya distribusikan buat cabor sesuai dengan kemampuan yang sekarang,” kata Agus pada acara pemberian bonus atlet Porprov XIV secara simbolis ,di LPMP Jalan Raya Cimareme-Batujajar, Rabu (3/4/2023).

Ia mengungkapkan selama setahun lebih
, berbagai kebutuhan operasional KONI KBB menggunakan dana talangan. “Alhamdulillah tahun ini dibayarkan. Terima kasih pak Pj Bupati Arsan Latif yang peduli pada dunia olahraga KBB,” sebutnya

Diungkapkannya, di tengah kondisi keuangan yang terpuruk namun atlet asal KBB tak kendor dalam mendulang prestasi.
Saat ini ada 64 atlet dan 16 pelatih dan mekanik KBB yang bakal memperkuat kontingen Jabar untuk berlaga di PON mendatang.

Di tempat yang sama, Pj Bupati Arsan Latif menjelaska , pemberian bonus terhadap atlet itu ada dasar hukumnya yang diatur dalam perundang-undangan dan aturan lainnya.

“Semua yang kita belanjakan itu harus pakai dasar hukum. Makanya pertama kali saya dengar ada bonus untuk atlet berprestasi, karena ada dasarnya, ya saya keluarkan (cair),” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, Imam Santoso menyebut, bonus bagi atlet perorangan peraih medali emas Rp50 juta, untuk atlet yang bermain ganda atau dobel mendapat Rp35 juta, dan beregu Rp25 juta.

“Sementara untuk peraih perak perorangan Rp50 juta, untuk atlet ganda Rp20 juta, dan perak beregu Rp15 juta. Sedangkan peraih perunggu perorangan Rp15 juta, atlet dobel atau ganda Rp10 juta, dan beregu Rp10 juta,” ungkapnya.

Bonus juga diberikan untuk pelatih yang atletnya meraih medali emas sebesar Rp35 juta, perak Rp20 juta dan perunggu Rp15 juta. Untuk asisten pelatih mendapat bonus Rp7,5 juta, dan mekanik Rp5 juta.*

Pos terkait