Djadjang Nurdjaman Tinggalkan Persib, Akhiri Masa Bakti sebagai Direktur Teknik

Legenda Persib, Djadjang Nurdjaman, tak lagi menjabat Direktur Teknik. Manajemen mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitasnya kepada Maung Bandung.(instagram @djanur_16).**

SATUMEDIA.ID – Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan Djadjang Nurdjaman yang selama satu musim terakhir menjabat sebagai Direktur Teknik. Berakhirnya masa kontrak jelang kompetisi musim 2026/2027 sekaligus menutup babak terbaru pengabdian salah satu legenda terbesar Maung Bandung. Meski tak lagi mengemban jabatan tersebut, kontribusi pria yang akrab disapa Kang Djanur itu dipastikan akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan klub.

Selama menjalankan tugas sebagai Direktur Teknik, Kang Djanur berperan besar dalam memperkuat fondasi pembinaan pemain muda serta menyusun sistem pengembangan talenta yang lebih terarah. Pengalaman panjangnya bersama Persib menjadi modal berharga dalam membantu klub membangun struktur pembinaan yang lebih profesional dan berkelanjutan.

“Dalam setahun terakhir, Persib sangat terbantu dengan kehadiran Kang Djanur sebagai Direktur Teknik. Di tengah komitmen kami untuk terus meningkatkan standar klub di berbagai aspek, termasuk pengembangan pemain sejak usia dini, pengalaman dan pemahaman beliau terhadap identitas Persib memberikan kontribusi yang sangat berarti. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan,” ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.

Nama Djadjang Nurdjaman sendiri sudah melekat erat dalam sejarah Persib selama puluhan tahun. Saat masih aktif sebagai pemain, ia ikut mengantarkan Maung Bandung menjuarai Kompetisi Perserikatan 1986 dan 1989/1990. Kiprahnya berlanjut sebagai asisten pelatih yang sukses membawa Persib meraih gelar Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia 1994/1995. Puncaknya, Kang Djanur mengakhiri penantian panjang Persib dengan mempersembahkan trofi Liga Super Indonesia 2014 serta Piala Presiden 2015 sebagai pelatih kepala, menjadikannya salah satu sosok yang berhasil membawa Persib menjadi juara baik sebagai pemain maupun pelatih.

Warisan Kang Djanur kembali bertambah ketika dipercaya mengisi posisi Direktur Teknik. Meski tidak berada di pinggir lapangan, ia tetap menjadi bagian dari perjalanan Persib saat meraih gelar Liga 1 2024/2025 dan Super League 2025/2026. Bagi manajemen, Kang Djanur bukan sekadar legenda, melainkan simbol loyalitas dan dedikasi yang akan selalu dikenang.

“Kang Djanur akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Kami mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam setiap langkah pengabdian berikutnya. Hatur nuhun atas semua dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib. Semoga silaturahmi ini akan terus terjaga,” tutup Adhitia.*

Pos terkait