SATUMEDIA.ID – Ivan Mamut mulai menunjukkan perannya dalam start impresif Persija Jakarta di BRI Super League 2026/27. Meski belum menjadi pilihan utama sejak menit pertama, striker asal Kroasia tersebut mampu memberikan dampak ketika mendapat kesempatan bermain. Tiga laga awal Macan Kemayoran pun berhasil disapu bersih dengan kemenangan.
Momen paling mencolok datang saat Persija berjumpa Persib pada pekan kedua. Ivan baru masuk pada menit ke-79, tetapi tidak membutuhkan waktu lama untuk meninggalkan jejak. Berada di posisi yang tepat ketika Stjepan Loncar mengirim bola ke area berbahaya, penyerang 29 tahun itu menuntaskan peluang lewat sundulan yang menjadi penentu kemenangan 2-1 Macan Kemayoran dalam laga derby tersebut. Ia kembali dimainkan dari bangku cadangan ketika menghadapi Java United FC dan membantu Persija mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir 1-0.
Ivan mengaku setiap menit yang diberikan kepadanya selalu menjadi kesempatan untuk membuktikan diri. Ia tidak mempermasalahkan apakah dimainkan sejak awal atau masuk di tengah pertandingan. Fokusnya adalah memberikan kontribusi maksimal ketika berada di lapangan. “Saya berusaha memanfaatkan sebaik-baiknya setiap menit saat berada di lapangan. Terkadang performa saya lebih baik, terkadang kurang maksimal, namun saya selalu ingin memberikan yang terbaik. Gol kemenangan dalam laga derby (vs Persib) itu sangat berarti bagi saya, terutama karena gol tersebut tercipta di menit-menit akhir dan memicu euforia luar biasa di stadion,” ujar Ivan.
Berkat kemenangan atas Borneo FC, Persib, dan Java United FC, Persija kini mengawali musim dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Ivan menilai hasil tersebut tidak lahir dari kerja satu atau dua pemain, melainkan buah kolaborasi seluruh tim. Ia pun meminta Persija mempertahankan mentalitas yang sama karena perjalanan musim masih panjang. “Sebagai sebuah tim, kami berada di jalur yang tepat. Kami memenangkan ketiga pertandingan melawan tim-tim yang sangat tangguh. Kini, kami harus bersiap menghadapi setiap pertandingan berikutnya yang kami anggap sebagai pertandingan terakhir sehingga harus menang. Kami wajib mempertahankan pendekatan ini hingga akhir kompetisi,” tuturnya.*





