SATUMEDIA.ID – Agenda Layanan sertifikasi Halal Kemenag dilaksanakan serentak di tiga titik Kabupaten Bandung Barat(KBB) pada Sabtu (4/5/2024) dimulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini juga digelar di seluruh Indonesia.
Agenda tersebut melibatkan Kemenag KBB, Baznas KBB, dan Pemkab Bandung Barat. Pada kegiatan ini, tidak hanya melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan sertifikasi halal gratis di Desa Wisata, Baznas KBB juga menyalurkan bantuan modal usaha UMKM di KBB.
Desa wisata yang menjadi lokasi sosialisasi adalah Desa wisata Gunungmasigit Kecamatan Cipatat dihadiri Ketua Baznas KBB, Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang dihadiri Waka 4 Baznas KBB dan Desa Mukapayung Kecamatan Cililin dihadiri waka 2 Baznas KBB.
“Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi sertifikasi halal pada pelaku usaha di desa wisata yang bertujuan untuk mendorong Destinasi Moslem Friendy Tourism and Indonesia Moslem Travel Indek,” kata Waka 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas KBB, Saiful Rachman.
Lokasi kegiatan di Desa Mukapayung Cililin, selain dihadiri Saiful Rachman juga
Kepala KUA Cililin, Camat Cililin, Kepala Desa Mukapayung, Ketua UPZ Cililin, Ketua UPZ Cihampelas, Sekretaris UPZ Batujajar, Ketua UPZ Cipongkor dan tamu undangan lainnya.
Saiful Rachman menerangkan, kegiatan layanan sertifikasi halal sangat penting dan dibutuhkan oleh pelaku usaha karena berkaitan dengan legalitas kehalalan produk, sehingga konsumen tidak ragu untuk belanja produk UMKM yang sudah memiliki legalitas halal.
Selain itu, kata Saiful permodalan juga menjadi bagian terpenting dan kebutuhan mendasar bagi pelaku UMKM sehingga perlu menjadi perhatian serius.
“Berangkat dari pentingnya permodalan dukungan dari Baznas KBB dengan adanya bantuan modal usaha dan penempelan stiker sebagai tanda UMKM binaan Baznas KBB. Sebanyak 40 pelaku UMKM se-Bandung Barat yang terbagi tiga titik lokasi kegiatan,” tandasnya.
Harapannya usaha yang dijalani UMKM mampu bertahan, berkembang, maju dan kemudian bisa naik kelas dari mustahik menjadi muzaki .
Sementara dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Cililin, Gugun Gunawan menyampaikan Kegiatan ini dalam rangka mengampanyekan layanan sertifikasi halal produk umkm dan sekaligus penyerahan sertifikasi hal yang sudah mendaftar.
Camat Cililin Mustapa, SH,Kp mengatakan
dengan adanya kegiatan ini masyarakat menjadi tenang dalam belanja produk. Tak hanya itu, pelaku UMKM menjadi senang produknya dibeli masyarakat tanpa ragu baik yang berjualan di lokasi area wisata maupun luar area wisata.
“Bagi pelaku UMKM yang produknya belum memiliki legalitas halal bisa menghubungi KUA Kecamatan Cililin atau KUA terdekat,” kata Opa.
Sementara Kepala Desa Mukapayung, Firman Supianto Hadi menyampaikan Mukapayung termasuk Desa Wisata di Bandung Barat. Sehingga tepat bila dijadikan lokasi sosialisasi sertifikasi halal.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat desa dalam legalitas halal. Harapannya dengan adanya sertifikat halal ini pelaku UMKM bisa lebih maju dalam menjalani usahanya,” ucapnya*





