KDM Pertanyakan Alasan Pemkab Bandung Barat Memberikan Izin Kawasan Wisata Eiger Camp

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memposting sidak di lokasi wisata Eiger Camp, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, KBB pada Sabtu (29/3/2025). (Tangkapan layar video KDM).**

SATUMEDIA.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan alasan Pemkab Bandung Barat mengeluarkan izin pembangunan kawasan wisata Eiger Camp di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Hari ini saya sudah berada di posisi kaki Gunung Burangrang dan sebagian wilayah Tangkubanparahu. Ini areal dikelola oleh PT Eiger mungkin Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PTPN, dan sudah berdiri bangunan rangka baja. Lokasinya sudah ditutup oleh Satpol PP Provinsi Jabar,” kata Kang Dedi Mulyadi (KDM) panggilan akrab Dedi Mulyadi saat meninjau kawasan wisata Eiger Camp pada Sabtu (29/3/2025).

Menurutnya, yang menjadi problem saat ini adalah izinnya sudah keluar. Dirinya bakal meneliti mengapa izin pembukaan lahan tersebut keluar dan bakal mempertanyakan mengapa Pemkab Bandung Barat memberikan izin.

“Nanti saya meneliti kenapa izinnya keluar dan kenapa Pemkab Bandung Barat memberikan izin? Padahal Lembang itu areal yang sakral tempat latihannya Kopassus. Jadi daerah ini semestinya tidak berubah, pohon-pohon hutan yang lebat harus diperhatikan karena ini kakinya Gunung Burangrang,” tuturnya dalam unggahan yang di-posting pada Sabtu (29/3/2025).

Ia menambahkan, sikap seperti ini merugikan pengusaha juga karena pengusahanya sudah dikasih izin. Namun pada akhirnya harus menghadapi masalah.

Menurutnya, kebijakan – kebijakan yang salah, dan tata ruang yang salah telah mengakibatkan pembangunan dan pengembangan wisata yang tidak karu-karuan.

“Akibatnya bisa mengancam ekosistem, kemudian mengancam lingkungan dan mungkin juga akan menimbulkan bencana,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satpol PP Jawa Barat akhirnya menyegel proyek pembangunan kawasan wisata Eiger Camp di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat (28/3/2025).

Diketahui, kawasan wisata Eiger Camp viral di media sosial Instagram karena melakukan pembukaan lahan di lereng Gunung Tangkubanparahu.

Penghentian aktivitas ini instruksi langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena diduga menyalahi tata ruang.

Terpantau beberapa petugas melakukan penyegelan dengan memasang garis Satpol PP Line agar kegiatan pembangunan ini dihentikan sementara.

Penyegelan dipimpin Pejabat Penyidik Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Jawa Barat, Supriyono membenarkan, bahwa penyegelan kawasan wisata Eiger Camp atas instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Pak KDM menginstruksikan agar kegiatan ini dihentikan karena bisa memicu terjadinya banjir dan longsor,” kata Supriyono.*

 

Pos terkait