Kronologis Penemuan Jasad Wanita Asal Lembang yang Jasadnya Ditemukan di Rumah Kontrakan

Terduga pelaku berinisial SF  berhasil ditangkap di salah satu SPBU di kawasan Citatah, Kecamatan Cipatat, KBB pada Sabtu (29/3/2025) pukul 14.00 WIB. Saat diamankan dia bersama seorang perempuan.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Diniati Rohmah (27) menuntut agar pelaku yang telah menghabisi nyawa ibunya, Wahidah qRohmah (46) mendapat hukuman setimpal.

“Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya setimpal dengan perbuatan yang dilakukan kepada ibu. Saya pun mendoakan semoga ibu husnul khatimah untuk pelaku ,” kata Diniati anak sulung korban saat dihadirkan di Mapolres Cimahi.

Diketahui, Wahidah Rohmah (46) ditemukan sudah meninggal di rumah kontrakannya, Jalan Kebon Kelapa RT 02/ RW 03, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Perempuan asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini meninggal dalam kondisi mengenaskan.

Pada saat ditemukan, kepalanya mengeluarkan darah dan terdapat luka lebam ditubuhnya. Lebih menyedihkan lagi,
gunting masih menancap di leher dan mulut korban tersumpal handuk.

Diniati mengaku, sebelum kejadian sempat
berkomunikasi dengan korban. Namun beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia handphone korban sulit dihubungi.

“Khawatir ibu sakit, saya bersama suami memutuskan untuk datang ke rumah. Pada awalnya memang tak ada sesuatu yang mencurigakan namun motor di luar tapi semua pintu rumah dalam kondisi terkunci,” tuturnya.

Takut terjadi apa-apa, Diniati bersama sang suami meminta tolong warga setempat. Bersama warga, pihaknya mendobrak pintu rumah kontrakan lantaran menaruh curiga.

“Sebelum mendobrak pintu ,saya langsung laporan dulu ke warga supaya ada saksi takut ada apa-apa. Saya dobrak pintu dapur sama suami saya,” ujarnya.

Usai berhasil membuka pintu dapur, sambung Diniati, dirinya pun memeriksa setiap ruangan untuk mencari keberadaan ibunya.

“Di dapur tidak ada, kemudian saya nyari ruang tengah dan kamar. Semua lampu menyala. Tapi salah satu kamar lampunya mati,'” ungkapnya.

Ia bersama suami berinisiatif untuk memeriksa kamar tersebut. Lampu kamar dalam posisi mati dan pintunya dislot dari luar kamar.

‘Saat memeriksa ke dalam kamar suami saya berteriak (ada kaki mamah) langsung saya panik dan lampu dinyalakan,” ucapnya.

Melihat kondisi sang ibu dalam keadaan meninggal dunia, Diniati pun langsung berkoordinasi dengan warga dan melaporkannya ke Polres Cimahi.

“Kita langsung lapor ke warga setempat karena ada pembunuhan kepada orang tua saya. Setelah itu kami membuat laporan ke Polres Cimahi,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Sat Reskrim Polres Cimahi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa 10 orang saksi yang dimintai keterangan. Polisi juga melakukan penelusuran dari bukti-bukti petunjuk yang ada di TKP dan dari para saksi yang telah dimintai keterangan.

“Kami menemukan bukti petunjuk dari alat komunikasi milik korban. Anggota Satreskrim melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun, pelaku ini terus berpindah-pindah sempat ke Depok dan kembali lagi ke Cimahi,” kata Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto.

Terduga pelaku berinisial SF  berhasil ditangkap di salah satu SPBU di kawasan Citatah, Kecamatan Cipatat, KBB pada Sabtu (29/3/2025) pukul 14.00 WIB. Saat diamankan dia bersama seorang perempuan.

Ketika ditangkap, terduga pelaku memakai jaket yang masih terdapat bercak darah dan sampai saat ini masih dalam pemeriksaan forensik. Polisi juga mengamankan barang bukti milik korban, seperti anting-anting, perhiasan, kalung akik. Artinya, pelaku sudah tidak bisa mencari alibi lain lantaran barang bukti berada di tangan pelaku.

“Motif tersangka masih kami dalami. Pelaku memukul bagian kepala korban menggunakan benda tumpul dan menusuk leher korban menggunakan gunting hingga meninggal dunia kemudian mengambil barang-barang berharga milik korban,” pungkasnya.”

 

Pos terkait