SATUMEDIA.ID – Jalur Padalarang – Cianjur tersendat akibat ada genangan air. Menyebabkan arus lalu lintas tersendat sepanjang 4,7 kilometer pada Minggu (6/4/ 2025) sore.
Genangan banjir mencapai sekitar 20 sentimeter di sekitar Pamucatan, depan Kantor Pertanahan (Kantah) Bandung Barat di Jalan Raya Ciburuy-Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Berdasarkan informasi yang dihimpun, paling terdampak arus kendaraan dari arah Padalarang menuju Cianjur.
Data dari Dinas Perhubungan (Dishub) KBB menyebutkan, genangan air tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Bandung Barat dengan intensitas tinggi sejak pukul 15.00 WIB.
“Betul telah terjadi kemacetan di jalur utama Jalan Padalarang-Cianjur. Disebabkan ada dua titik genangan air,” kata Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub KBB, Didin Muslihudin saat dikonfirmasi.
Ia menyebut, titik genangan air berada di depan SPBU Baloper dan depan kantor Pertanahan KBB dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.
“Genangan air membuat kecepatan kendaraan menurun sehingga menimbulkan kepadatan kendaraan dari arah Padalarang menuju Cianjur. Akibatnya kendaraan mengular dari kawasan bundaran Kota Baru Parahyangan hingga Jalan Raya Ciburuy sekitar 4,7 kilometer,” ungkapnya.
Ia menyebut, secara umum dari rekapitulasi data perhitungan lalu lintas angkutan lebaran di Poskotis Padalarang tercatat adanya penurunan jumlah kendaraan sebesar 51,25 persen.
“Secara keseluruhan jumlah kendaraan yang melintas di jalan arteri Padalarang pada H+6 lebaran 2025 sebanyak 54.399 kendaraan,” sebutnya.
Menurutnya, angka tersebut menurun dibandingkan dengan jumlah volume kendaraan pada saat hari H+1 lebaran yakni sebanyak 113.899 kendaraan atau -0,12 persen.
Ia menyebut penurunan kendaraan pada H+6 lebaran ini cukup signifikan dibandingkan pada H+1 lebaran.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara terutama yang akan melakukan arus balik Lebaran 2025 untuk senantiasa berhati-hati dan waspada selama perjalanan.
“Tetap waspada dan berhati-hati selama perjalanan. Jangan memaksakan berkendara apabila terasa mengantuk dan segera beristirahat,” ujarnya.*





