SATUMEDIA.ID – Gedung lama DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang hingga kini masih belum ada kejelasan akan digunakan untuk apa.
Diketahui, pegawai Sekretariat Dewan (Setwan) KBB mulai pindah ke gedung baru pada Selasa (27/5/2025). Bahkan kini sudah beberapa kali dilaksanakan paripurna di gedung baru DPRD KBB, Jalan Raya Padalarang – Cisarua, Desa Cilame.
“Gedung lama DPRD belum kami serah terimakan. Masih dalam pengamanan kami,” kata Sekretariat DPRD KBB Rony Rudiyana, Senin (21/7/2025).
Ia mengungkapkan, belum dilakukannya serah terima aset ke Pemkab Bandung Barat karena masih ada beberapa aset yang disimpan di gedung lama.
“Salah satunya empat unit kendaraan operasional Komisi. Sementara masih disimpan di sana, belum bisa dibawa ke gedung baru karena belum memiliki garasi . Nanti setelah ada garasinya kita akan bawa ke sini,” ujarnya.
Mengingat masih tersimpannya aset kendaraan dan sejumlah dokumen di gedung lama, lanjut Rony, maka pengamanan gedung lama tetap di bawah Sekretariat DPRD KBB.
“Karena masih ada aset DPRD maka pengamanan gedung lama masih dalam kewenangan kami,” tandasnya.
Rony mengaku tidak mengetahui rencana penggunaan gedung DPRD KBB lama. Pasalnya, untuk penggunaan aset sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemkab Bandung Barat.
“Untuk urusan aset gedung nantinya akan digunakan untuk apa, bukan kewenangan kami,” tandasnya.
Sebelumnya, pada masa pemerintahan Bupati Bandung Barat Abubakar direncanakan bekas gedung lama DPRD KBB akan dijadikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Bahkan maket RSIA masih tersimpan di Dinas Kesehatan KBB.
Berdasarkan catatan Satumedia.id, rencana pembangunan RSIA Padalarang sudah dialokasikan anggaran senilai Rp 2,23 miliar pada tahun 2017.*





