SATUMEDIA.ID – Setelah sempat mangkrak selama hampir 6 tahun, pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan kembali dilanjutkan pada 2025 ini.
Pernyataannya itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Mochamad Ridwan saat dihubungi Kamis (16/1/2025).
“Anggarannya sudah dialokasikan sebesar Rp10,575 miliar bersumber dari APBD KBB 2025,” kata Ridwan.
Ia menyebut, anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai fasilitas parkir, taman, pagar, pemasangan pipa PDAM, dan arsitektur luar bangunan.
“Targetnya harus beres tahun ini. Hanya saja memang untuk ruang komisi tidak termasuk. Mengingat anggarannya tidak mencukupi,” ujarnya.
Untuk sementara, lanjutnya, fasilitas ruang komisi menggunakan yang di gedung DPRD lama atau yang ditempati sekarang.
“Kebutuhan ruang komisi itu, antara lain mebeler dan interior. Mebeler yang ada sekarang masih bisa dipergunakan. Sementara mengenai anggaran yang dibutuhkan untuk ruang komisi, perlu diestimasi lagi,” tandasnya.
Berdasarkan catatan Satumedia.id Gedung DPRD KBB menjadi yang terbesar dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. Memiliki luas bangunan
9.828 meter persegi.
Bangunannya terdiri dari lima lantai mengusung konsep gunung dengan bagian atasnya menyerupai kubah Observatorium Bosscha.
Lantai dasar untuk Sekretariat Dewan, lantai 2 digunakan untuk ruang fraksi dan komisi serta dilengkapi ruangan untuk menerima tamu, lantai 3 untuk ruangan anggota, lantai 4 ruangan pimpinan, dan ruang rapat paripurna menggunakan lantai 4 dan 5.
Di gedung baru ini, setiap anggota DPRD yang jumlahnya 50 memiliki ruangan sendiri dengan ukuran 3 kali 6,5 meter.
Karena bentuknya mengusung konsep gunung, maka lantai 1 dan 2 lebih luas, memiliki ukuran 126 kali 18 meter persegi. Sementara lantai 3, 4, dan 5 ukurannya semakin mengecil.*




