Waspada! Kasus Kekerasan Seksual di Cimahi Mengalami Kenaikan

Ilustrasi korban kekerasan seksual.(Pixabay).**

SATUMEDIA.ID – Kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kota Cimahi sampai Juli 2025 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 pada periode yang sama.

Demikian data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi.

Tercatat hingga Juli 2025, terjadi 16 kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari tahun 2024 yang mencapai 13 kasus.

Sementara pada tahun 2023, kasus kekerasan seksual tercatat sebanyak 28 dan sempat mengalami peningkatan pada tahun 2022 yang menginjak 49 kasus.

“Kekerasan seksual yang terjadi saat ini tak hanya menimpa anak-anak maupun remaja perempuan, tapi juga laki-laki,” kata Kepala DP3AP2KB Cimahi, Fitriani Manan, Selasa (29/7/2025).

Menurutnya, anak-anak maupun remaja yang menjadi korban bakal mengalami trauma bahkan bisa menutup diri karena stigma aib masih membayangi mereka. Fakta yang terjadi saat ini, kekerasan yang dialami para korban tak hanya secara fisik, namun juga psikologi.

Ia mengungkapkan, kasus kekerasan seksual paling mendominasi di Cimahi. Korban sangat terguncang kejiwaannya, sehingga untuk pemulihannya pihaknya berkoordinasi dengan psikologis.

“Kami dari DP3AP2KB bersama P2TP2A melakukan pendampingan, pengembalian-kembalian dampak psikologisnya.Karena memang kekerasan seksual itu kalau tidak kita dampingi, psikologisnya bisa terguncang,” tandasnya.*

 

Pos terkait