SATUMEDIA.ID – Lomba lari massal jalan raya yang ketiga kalinya kembali diselenggarakan di Kota Baru Parahyangan (KBP), Kabupaten Bandung Barat, (KBB).
Acara yang bertajuk ‘Cisangkan KBP City Run 2025’ mengusung tema Selebrasi atas Prestasi dalam industrinya melalui proses kerja keras dalam waktu yang panjang : 50 tahun Cisangkan dan 25 tahun Kota Baru Parahyangan serta akan terus berkarya.
“Kolaborasi Cisangkan dan Kota Baru Parahyangan dalam acara ini diharapkan akan menjadi Simbol Kebersamaan bagi seluruh stake holder dan peserta acara untuk melangkah maju menjadi lebih baik,”
kata Direktur PT Belaputera Intiland Kota Baru Parahyangan, Ryan Brasali, Kamis (4/9/2025).
Ia menambahkan, semangat tersebut diusung dengan tema “Run the Celebration!” yang berarti merayakan pencapaian sekaligus menyatukan energi positif dan spirit solidaritas
Menurutnya, Cisangkan KBP City Run tidak hanya tumbuh menjadi ajang lomba lari yang dirindukan, melainkan juga menjadi ruang kebersamaan antara dua entitas bisnis yang selama puluhan
tahun berkolaborasi ini, juga bagi kita semua.
Wujud kolaborasi itu sendiri dapat dilihat dari hasil karya berupa kawasan properti modern dan berkualitas. Dan, perayaan ini sekaligus kesempatan terbuka dan inklusi untuk mengajak masyarakat bersama menyalurkan energi positif melalui olahraga lari.
Direktur Cisangkan, Suardi menambahkan,sebanyak 3.100 peserta bakal meramaikan ajang ini yang digelar di Bumi Hejo, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (6/9/2025), petang hari.
Lomba mencakup kategori 10K, 5K, Speedy Kids, serta kategori baru tahun ini, yaitu Pelajar Satria (usia 13–18 tahun) dengan harga khusus.
“Kategori Pelajar Satria diharapkan mampu menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia atletik serta membuka perhatian lebih
luas terhadap potensi pelajar berbakat di cabang olahraga lari,” Direktur Cisangkan, Suardi.
Kegiatan ini juga menekankan nilai inklusivitas. Para senior citizen dilibatkan sebagai relawan, dengan peran membagikan energi positif kepada para peserta muda. Kehadiran mereka
menambah makna kebersamaan lintas generasi yang sudah sejak awal diperkaya melalui kolaborasi bersama tim IBK (Insan Berkemampuan Khusus).
Apresiasi untuk semangat juang
Tmtahun ini, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada Made Shanaya
Dwiantara (Naya), peserta istimewa yang telah bergabung untuk ketiga kalinya.
Meski memiliki keterbatasan pada kakinya, Naya menunjukkan progres yang semakin baik dari tahun ke tahun. Ia akan menerima cendera mata sebagai bentuk apresiasi atas semangat
juang dan inspirasinya bagi seluruh peserta.
Tahun ini ditandai pula dengan semangat berbagi dan membangkitkan solidaritas bersama dengan melibatkan peserta untuk berdonasi. Program “Shoes & Tees, Please!” ditandai dengan disediakannya boks khusus untuk peserta memberikan sumbangan berupa kaus lari dan sepatu lari layak pakai.*





