Dinas Koperasi, Kemenag, dan Baznas KBB Gelar Kegiatan Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Kegiatan Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Tahun 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Sebanyak 40 peserta dari unsur KUA, penyuluh agama, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta pendamping program pemberdayaan umat tingkat kecamatan mengikuti Kegiatan Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Tahun 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Bimas Islam H.Didin Saepudin, S.Pd.I, MM, yang mewakili Plt. Kepala Kemenag KBB H. Mukti Hartono.

Dalam sambutannya, Didin menekankan pentingnya sinergi antara Kemenag, Baznas KBB, dan Pemkab Bandung Barat dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

Pada sesi pemaparan materi, narasumber pertama, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM KBB, Wewen Sarwenda membawakan topik “Pemaparan UMKM Sektor Usaha UMKM se-Kabupaten Bandung Barat: Merealisasikan Misi Amanah dalam Program Ekonomi Umat.”

Ia memaparkan data bahwa terdapat lebih dari 58 ribu pelaku UMKM di KBB, yang tersebar di sektor kuliner, kerajinan, fashion, perdagangan, pertanian, peternakan, dan jasa.

Materi kedua disampaikan oleh Wakil Ketua II Baznas KBB, H. Saiful Rachman dengan tema “Menumbuhkan Ekonomi Umat.” Dalam paparannya, ia menekankan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya sebatas pada pemenuhan kebutuhan konsumtif, tetapi juga harus diarahkan untuk program produktif yang mampu mendorong kemandirian masyarakat.

“Zakat harus menjadi instrumen pemberdayaan, agar umat tidak hanya menerima, tetapi juga berdaya, mandiri dan naik kelas mustahik menjadi muzaki,” kata Saiful.

Sesi diskusi berlangsung interaktif, di mana peserta mengajukan pertanyaan seputar kendala pendampingan masyarakat, mulai dari akses permodalan hingga strategi pemasaran. Baik Dinas Koperasi UMKM maupun Baznas memberikan jawaban solutif, yang memotivasi peserta agar lebih bersemangat dalam mendampingi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Kemenag, Baznas, dan pemerintah daerah, dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi umat yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan di Bandung Barat.*

Pos terkait