Erwin Ajak Warga Kota Bandung Perangi Miras dan Jaga Moralitas

Erwin ajak warga Kota Bandung perangi miras.(doc. Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengimbau seluruh warga Kota Bandung untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta moralitas di lingkungan masing-masing.

Salah satu upaya yang ditekankan adalah pemberantasan peredaran minuman keras (miras), praktik perzinaan, serta keberadaan tempat hiburan malam ilegal yang dinilai merusak tatanan sosial dan spiritual masyarakat.

“Kita semua punya tanggung jawab. Miras, perzinaan, dan diskotik tidak berizin adalah kemungkaran yang harus kita tindak. Kalau melihat kemungkaran, jangan diam. Kalau bisa, ubah dengan tangan kita artinya, bertindak tegas dengan cara yang benar dan bijak,” ujar Erwin yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Penegakan Perda, dalam kegiatan di Masjid Nurul Amanah, Jalan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Jumat 19 September 2025. Dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai narasi menyesatkan, hoaks, maupun asumsi yang tidak berdasar karena berpotensi memecah belah persatuan dan merusak pola pikir masyarakat.

“Saya mengajak warga untuk menjaga tiga hal penting yaitu logika dan ketulusan akal, keselamatan jiwa, serta harta benda, termasuk fasilitas umum. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai warga negara dan umat beragama,” tambahnya.

Lebih jauh, Erwin menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah adalah contoh akhlak terbaik. Kalau kita menjadikan beliau sebagai panutan, maka rahmat Allah akan terus mengalir kepada kita. Allah dan para malaikat pun bershalawat kepada Nabi. Maka kita juga harus bershalawat sebagai bentuk cinta kepada beliau,” ucapnya.

Menurutnya, pendidikan karakter menjadi fondasi penting yang harus ditanamkan sejak dini, baik bagi pribadi maupun generasi penerus.

“Pendidikan moral itu fondasi. Percuma pintar atau rupawan kalau tidak punya akhlak. Yang kita butuhkan sekarang adalah generasi yang cerdas secara spiritual, kuat secara mental, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Pos terkait