SATUMEDIA.ID – Destinasi wisata Lembang Park and Zoo (LPZ), Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali berhasil menangkarkan salah satu koleksi satwanya.
Tak tanggung-tanggung, satwa yang berhasil ditangkarnya adalah komodo. Uniknya, kadal raksasa betina koleksi LPZ berkembangbiak tanpa jantan.
“Lembang Park & Zoo memiliki satu koleksi komodo betina. Sekitar enam bulan lalu bertelur tanpa adanya jantan melalui proses partenogenesis. Tentunya, bagi kami ini sangat membanggakan, menjadi kebun binatang pertama di dunia yang berhasil menangkarkan komodo tanpa jantan,” kata manajemen Lembang Park & Zoo, Evan Hans Christian, Kamis (9/10/2025).
Dua telor berhasil menetas. Kini, kedua anak komodo itu telah tumbuh dan berusia 6 bulan.
“Rencananya, anak-anak komodo ini akan kami perkenalkan ke publik pada 18 Oktober 2025, bertepatan dengan anniversary ke 5 Lembang Park & Zoo,” sebutnya.
Keberadaan 2 anak komodo menambah koleksi satwa Lembang Park & Zoo. Pada ulang tahun ke 5 ini, memiliki total sekitar seribu satwa dengan kurang lebih 200-an spesies.
Humas Lembang Park and Zoo, Miftah Setiawan menambahkan, awal berdiri hanya memiliki sekitar 10 satwa. Pasalnya, konsep awal destinasi wisata favorit di Bandung Barat ini, konsepnya lebih pada park atau taman.
“Konsep awalnya memang bukan untuk kebun binatang. Namun, karena permintaan pengunjung agar menambah koleksi satwanya akhirnya terus bertambah. Makanya, nama zoo si belakang park,” kata Miftah.
Bertepatan dengan Anniversary ke 5, digelar pula Zoo Run. Diperkirakan akan diikuti sekitar 1.000 peserta pada 18 Oktober mendatang. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda olahraga rekreasi yang menggabungkan sensasi berlari dengan pengalaman unik menikmati suasana kebun binatang.
Ia menuturkan, Zoo Run akan memiliki dua kategori , yakni jarak 5 kilometer dan 10 kilometer.
“Kelebihan dari Zoo Run ini, rutenya mengitari area Lembang Park & Zoo dengan vibes melihat satwa secara langsung. Jadi bukan sekadar lari, tapi juga ada unsur edukasi dan hiburan,” katanya.
Pendaftaran event ini telah dibuka sejak 10 September dan semula akan ditutup 10 Oktober 2025. Namun, melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, panitia berencana memperpanjang masa pendaftaran hingga 15 Oktober.
Untuk biaya pendaftaran, peserta kategori 5K dikenakan tarif Rp200.000, sedangkan kategori 10K sebesar Rp300.000. “Biaya tersebut sudah termasuk tiket masuk Lembang Park & Zoo,” jelasnya.
Selain tiket masuk, peserta juga akan mendapatkan medali ekslusif berbentuk komodo, race pack, dan goody bag berisi produk dari sponsor.
“Semua pelari yang mencapai garis finis akan memperoleh medali. Tidak ada cut off time, karena konsepnya fun run, jadi semua bisa menikmati kegiatan ini tanpa tekanan,” tuturnya.
Dengan konsep rekreasi dan olahraga ringan, Zoo Run 2025 diharapkan menjadi kegiatan tahunan yang mempererat semangat hidup sehat sekaligus memperkenalkan keindahan dan edukasi satwa di Lembang Park & Zoo.*





