Viman Alfarizi: Makan Bergizi Gratis Adalah Harapan untuk Masa Depan Anak Tasikmalaya

Tasikmalaya Pertahankan Zero Case, Pemkot Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis.(doc. Diskominfo Kota Tasikmalaya).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menyelenggarakan Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Balekota Tasikmalaya. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, perwakilan dari berbagai OPD, para camat dan lurah, hingga koordinator serta mitra pelaksana MBG di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, ST., MBA, menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar kegiatan penyaluran makanan, melainkan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Tasikmalaya. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja dengan disiplin, sehingga sampai saat ini Tasikmalaya mampu mempertahankan “zero case”  tanpa adanya keluhan atau insiden terkait keamanan pangan.

“Saya bangga pada kerja keras semua tim, dari dapur produksi sampai ke ruang kelas. Tapi saya ingatkan: jangan lengah. Jadikan capaian zero case ini sebagai standar kerja harian, bukan momen sesaat,” tegas Wali Kota dikutip dari laman resmi Pemkot Tasikmalaya.

Rapat koordinasi ini juga dimanfaatkan sebagai momentum penguatan koordinasi lintas OPD. Wali Kota menekankan pentingnya percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), pengawasan rutin terhadap dapur dan sekolah, pembentukan Gugus Tugas Respons Cepat, serta integrasi data gizi anak dalam sistem digital terpusat agar pengelolaan program semakin efektif dan terukur.

Pelaksanaan Program MBG di Kota Tasikmalaya sejalan dengan program prioritas nasional pemerintahan Prabowo Subianto 2025–2029, yang berfokus pada pemerataan kesejahteraan serta peningkatan daya saing generasi muda.

Selain itu, Wali Kota turut menyoroti pentingnya peran aktif UKS dan Puskesmas dalam memastikan kebersihan lingkungan, pemeriksaan antropometri siswa, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah. Ia berharap pasca-rakor ini, kualitas pelaksanaan MBG meningkat satu level, dengan pengawasan yang lebih ketat, komunikasi yang terbuka dengan orang tua, serta peningkatan kualitas gizi bagi para peserta didik.

“Yang kita antar setiap hari bukan hanya kotak makanan, tapi juga harapan orang tua dan masa depan anak-anak Tasikmalaya,” tutupnya.

Pos terkait