Baznas Salurkan Daging DAM Haji untuk Penyintas Bencana di Cihampelas

Warga penyintas pergerakan tanah di Desa Situwangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB)  menerima paket daging kambing dan sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada Rabu (15/10/2025).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Warga penyintas pergerakan tanah di Desa Situwangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB)  menerima paket daging kambing dan sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada Rabu (15/10/2025).

Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Nasional Penyaluran DAM Haji 1446 H/2025 M yang digagas Baznas RI bekerja sama dengan Baznas KBB dan Kementerian Agama KBB.

Daging yang disalurkan bukan sembarang daging, melainkan hasil Dam Haji, yaitu hewan sembelihan para jamaah haji yang menunaikan kewajibannya melalui Baznas. Daging hasil olahan itu kini kembali kepada masyarakat, khususnya mereka yang paling membutuhkan.

“Program ini bukan sekadar penyaluran daging, tapi juga simbol solidaritas dan kepedulian umat. Inilah bentuk nyata bahwa ibadah haji tidak hanya berdampak di tanah suci, tapi juga menghadirkan manfaat sosial di tanah air,” ujar Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Baznas RI, Agus Siswanto.

Penyaluran di Bandung Barat difokuskan pada enam klaster penerima manfaat, yaitu ibu hamil, tenaga pendidik dan dakwah, keluarga miskin ekstrem dan lansia, yatim dan dhuafa, pekerja rentan, serta penyintas bencana alam.

Khusus di Desa Situwangi, puluhan paket daging dan sembako diserahkan langsung kepada keluarga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cicapar dan Patrol.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua II Baznas KBB H. Saiful Rachman, Kasi Haji Kemenag KBB H. Enjah Sugiarto, serta unsur Forkopimcam Cihampelas, yakni Danramil Cililin–Cihampelas Kapten Arif F, Kapolsek Cililin–Cihampelas Andri, dan Kepala Desa Situwangi bersama jajaran UPZ kecamatan dan desa.

Wakil Ketua II Baznas KBB, H. Saiful Rachman atau akrab disapa Kang Eful, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Baznas RI dan Kemenag dalam memastikan penyaluran Dam Haji berjalan tepat sasaran.

“Melalui program ini, kami berupaya mewujudkan kemaslahatan dan keberlanjutan manfaat. Daging DAM Haji yang kami salurkan diharapkan membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.

Program Dam Haji 2025 menjadi wujud nyata dari semangat berbagi umat Islam Indonesia. Daging hasil sembelihan yang dikelola secara profesional oleh Baznas tidak hanya menjangkau pelosok daerah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa ibadah haji membawa berkah sosial yang luas bagi sesama.*

Pos terkait