Presiden Instruksikan SPPG, Dua Jenis Lauk Wajib dalam Makan Bergizi Gratis

SPPG wajib untuk menyajikan dua jenis lauk dalam hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari.(Dok.BGN).**

SATUMEDIA.ID – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyajikan dua jenis lauk dalam hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari.

“Selain susu, harus ada dua jenis lauk, bukan satu,” ujar Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan, arahan tersebut lahir dari komitmen Presiden Prabowo untuk memastikan anak-anak Indonesia menerima asupan gizi yang cukup, seimbang, dan berkualitas.

Menurut Nanik, perhatian Presiden terhadap gizi anak begitu besar hingga ia menghitung langsung komposisi menu saat merancang program MBG. “Beliau hitung sendiri, dan berkesimpulan bahwa dengan Rp10.000 itu masih bisa pakai ayam dan telur,” katanya.

Karena itu, Nanik mengingatkan seluruh dapur MBG untuk tidak memangkas atau menaikkan harga pembelian bahan baku. Transparansi dan integritas, tegasnya, menjadi kunci keberhasilan program nasional ini.

“Jangan dipangkas, dan juga jangan di-mark up. Anggaran bahan baku itu harus penuh,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh unsur pelaksana—mulai dari ahli gizi, akuntan, hingga kepala SPPG—untuk saling mengawasi dan menjaga kualitas menu yang diberikan kepada siswa. “Tolong semuanya saling mengingatkan untuk mengawal menu,” kata Nanik.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa MBG bukanlah proyek komersial melainkan wujud nyata kepedulian Presiden Prabowo terhadap generasi muda Indonesia. “Program MBG ini bukan bisnis. Ini adalah kecintaan Pak Prabowo pada anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas nasional yang dijalankan BGN bekerja sama dengan berbagai Kementerian dan Lembaga. Program ini dirancang guna memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak setiap hari, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.*

Pos terkait