SATUMEDIA.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) KBB memperkuat kolaborasi dalam pengembangan edukasi kebencanaan bagi peserta didik madrasah
Kolaborasi tersebut dibahas dalam kegiatan koordinasi dan sosialisasi program yang berlangsung di Kantor Kemenag KBB, Rabu (7/1/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal penyelarasan program lintas lembaga untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan keagamaan.
Wakil Ketua II Baznas KBB H. Saiful Rachman, M.Ag, hadir bersama staf pelaksana serta personel Baznas Tanggap Bencana (BTB) KBB. Dari pihak Kemenag, Kasi Pendidikan Madrasah H. Deden Sarip Hidayatuloh, S.Ag., MM, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas dalam mendorong edukasi kebencanaan di madrasah.
Menurut Saiful, sinergi ini diarahkan untuk menyatukan kebijakan dan implementasi program agar edukasi kebencanaan dapat diterapkan secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak dini. Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat agar program berjalan efektif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas KBB turut mensosialisasikan Program Nasional MANTAB sebagai program unggulan penguatan kapasitas kebencanaan berbasis edukasi. Selain itu, Program Baznas Goes to School (BGS) juga diperkenalkan untuk diimplementasikan di madrasah-madrasah di Bandung Barat di bawah koordinasi Kemenag.
Ke depan, Baznas dan Kemenag akan memperkuat strategi sosialisasi ke satuan pendidikan madrasah agar selaras dengan kebijakan pendidikan Kemenag. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program sekaligus meningkatkan efektivitas edukasi kebencanaan.
Melalui kerja sama ini, Baznas KBB dan Kemenag KBB menegaskan komitmen bersama dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pemberdayaan masyarakat.*





