SATUMEDIA.ID – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Cimahi pada tahun 2025 melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target sebesar Rp 58,9 miliar, pendapatan PBB berhasil menembus angka Rp 67,73 miliar.
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi, Mardi Santoso, menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Untuk target tahun 2025 alhamdulillah tercapai, bahkan lebih. Target PBB tahun 2026 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025,” ujar Mardi dikutip Rabu (21/1/2026).
Mardi menjelaskan, terdapat perubahan kebijakan signifikan pada 2026, terutama terkait skema insentif PBB. Jika pada 2025 pembebasan PBB 100 persen hanya berlaku untuk nominal hingga Rp 50.000, maka pada 2026 kebijakan tersebut diperluas.
“Kalau tahun lalu diskon 100 persen itu hanya untuk PBB Rp 50.000 ke bawah. Sekarang sampai dengan Rp 100.000 itu diskon 100 persen atau gratis,” jelasnya.
Menurut Mardi, kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus menjaga tren positif penerimaan daerah. Pasalnya, pajak memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“PBB merupakan salah satu sektor pajak daerah yang berkontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi. Dari situ pembangunan jalan dan layanan publik bisa terus ditingkatkan,” katanya.
Meski masih di awal tahun, kata Mardi, tren pembayaran PBB 2026 sudah mulai terlihat cukup baik. Bappenda Kota Cimahi juga terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal.
“Sosialisasi kami lakukan lewat media sosial resmi Bappenda, pemasangan spanduk dan poster, hingga surat edaran ke kelurahan serta kerja sama dengan perangkat wilayah,” ucapnya.
Dengan langkah tersebut, ia berharap masyarakat semakin memahami kemudahan pembayaran PBB dan manfaat pajak bagi pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih tahu dan melakukan pembayaran pajaknya dengan mudah,” pungkas Mardi.*

