SATUMEDIA – Menjelang Idulfitri yang kurang dari 10 hari lagi, pusat perbelanjaan menjadi tempat yang diserbu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Selain kebutuhan fashion , mereka pun belanja kebutuhan lebaran untuk di rumah maupun kebutuhan untuk diberikan kepada sanak saudara di kampung halaman.
Beragam makanan, minuman , kue kaleng, dan sembako banyak dibeli saat ini. Namun , ada juga yang masih membeli buat kebutuhan Ramadan yang sebentar lagi akan berakhir.
Menurut Yayu Yuniar (45) salah satu pengunjung supermarket di Komplek Taman Kopo Indah, tradisi membawa oleh-oleh buat saudara di kampung halaman sudah biasa.
“Setiap tahun (lebaran) saya pulang kampung ke Tasikmalaya, menemui paman dan bibi saya serta keluarga lainnya. Jadi ini saya belanja buat mereka di kampung “, kata Yayu pada Selasa (2/4/2024).
Pengakuan senada disampaikan Fitri Wahyuni (49) aksi borong kue kaleng dan sirup dalam kemasan botol untuk dibagikan ke keluarganya di kampung halamannya.
“Rencananya saya pulang kampung ke Cirebon. Banyak yang dibeli buat oleh-oleh saja,” ucapnya.
Ia sengaja berbelanja dari sekarang karena khawatir kalau mendekati Lebaran bakal kehabisan. Pernah terjadi pada Idulfitri toga tahun lalu, karena belanjanya terlalu mepet sampai tak kebagian kue kaleng.
“Belajar dari pengalaman itu, saya belanja jauh-jauh hari,” ujar Fitri.
Pantauan di lapangan, pengunjung supermarket rata-rata tak cukup hanya membawa satu keranjang troli belanjaan, kebanyakan membawa 2-3 keranjang troli penuh isi barang belanjaan.
Banyak dari warga membawa serta anak-anak berbelanja sehingga menambah hiruk pikuk suasana di dalam pusat perbelanjaan.
Namun demikian, tampaknya para pengunjung tertib tidak saling mengganggu pengunjung lainya untuk berbelanja.
Keramaian pengunjung terpantau di Borma dan Griya Taman Kopo Indah, Yogya Kota Baru Parahyangan Padalarang, dan lainnya.*



