SATUMEDIA – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bandung yang akan mudik Lebaran ke kampung halamannya, untuk memerhatikan keselamatan selama diperjalanan. Selain itu, sebelum berangkat pastikan keamanan rumahnya.
“Sebelum berangkat mudik pastikan
kompor dalam kondisi tidak nyala atau mati. Sebaiknya, regulator tabung gas elpijinya dibuka atau dilepas, sebelum meninggalkan rumah saat mudik,” kata Kang DS panggilan akrab Dadang Supriatna
apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan lalu lintas dan angkutan Lebaran tahun 2024 di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Senin (1/4/2024).
Dikatakan Kang DS, penyebab kebakaran itu salah satunya dari percikan api. Kemudian, korsleting listrik juga menjadi salah satu penyebab.
“Saya juga menyarankan sebelum meninggalkan tempat lebih baik aliran listrik dimatikan. Hanya yang nyala itu di bagian depan rumah. Tetapi itu juga untuk diperhatikan instalasi listriknya. Jangan sampai terjadi korsleting atau sudah lama kabel tersebut, sehingga tidak terpantau tentang kekuatan daripada kabel listrik tersebut,” kata Kang DS.
Ia menambahkan, sebelum meninggalkan tempat tinggalnya, lebih baik melakukan komunikasi dengan Ketua RT dan RW setempat.
“Saya juga mengintruksikan kepada Ketua RT untuk dilakukan pengaman lingkungan. Tentunya, jangan sampai kecolongan ketika ada kejadian yang tidak diharapkan,” ujarnya.
Ia mengatakan adanya tindakan kejahatan kriminalitas itu karena ada peluang. “Jangan sampai memberikan peluang kepada orang-orang yang tidak bertangungjawab,” tandasnya.
Kang DS juga mengingatkan kepada para ASN yang melaksanakan mudik, untuk menggunakan kendaraan pribadinya. “Untuk kendaraan dinas lebih baik disimpan di rumah atau di kantor, supaya tidak ada persoalan kedepannya,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pelaksanaan cuti bersama ASN sampai 15 April 2024 mendatang. Maka mulai tanggal 16 April 2024 seusai dengan jam yang sudah ditentukan para ASN mulai masuk kerja.
“Kami juga akan sidak nanti pada saat tanggal 16 April 2024 itu. Sehingga tidak ada alasan lainnya, pokoknya tanggal 16 April 2024, para ASN mulai bekerja. Maka otomatis langsung bekerja dan tidak ada alasan. Kalau tanpa alasan dan dasar, kami akan mengambil langkah dan sanksi kepada ASN,” tukasnya.*





