SATUMEDIA.ID – Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus di bendungan aliran Cidadap, Kampung Neglasari, Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (16/4/2026) sore.
Korban diketahui bernama Muhammad Adam Givani (14), warga Kampung Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Rongga. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat korban bersama sejumlah temannya hendak berenang di lokasi tersebut.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, menjelaskan bahwa saat tiba di lokasi, sebagian teman korban langsung berenang di bendungan. Sementara itu, korban memilih bermain pasir di tepi aliran air.
“Tidak lama kemudian, korban diduga terpeleset dan langsung terbawa arus,” ujar Gofur dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
Melihat kejadian tersebut, salah satu saksi bersama teman lainnya sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus membuat korban sulit diselamatkan. Sementara itu, saksi lainnya berlari mencari bantuan ke warga dan santri di sekitar lokasi.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga dibantu warga sekitar. “Pihak keluarga memutuskan menolak dilakukan visum et repertum dan telah membuat pernyataan resmi bahwa peristiwa tersebut diterima sebagai musibah,” sebutnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orangtua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di area perairan yang berisiko tinggi.*





