SATUMEDIA.ID – Pemerintah Indonesia akan melakukan perubahan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ke depan, program tersebut akan lebih difokuskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga tidak lagi menerapkan skema penerima manfaat secara menyeluruh seperti sebelumnya.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyepakati penyesuaian sasaran penerima Program MBG. Dalam kebijakan terbaru ini, anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi mampu tidak lagi menjadi bagian dari penerima manfaat program tersebut.
Sebelumnya, Program Makan Bergizi Gratis dijalankan dengan pendekatan universal, di mana seluruh siswa berhak mendapatkan layanan tanpa melihat latar belakang ekonomi keluarga. Namun, melalui evaluasi yang dilakukan pemerintah, program kini diarahkan agar lebih tepat sasaran dengan memprioritaskan anak-anak dari keluarga kurang mampu sehingga manfaat anggaran dapat dirasakan oleh kelompok yang paling membutuhkan.*





