ASN Harus Jadi Pelayan Masyarakat, Ini Pesan Menteri PANRB

Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pelantikan pejabat fungsional, dan pelantikan pejabat pengawas di lingkungan Kementerian PANRB di Jakarta, Jumat (12/6/2026).(Dok.Kementerian PAN-RB).**

SATUMEDIA.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik agar menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurut dia, jabatan yang diemban merupakan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Rini menegaskan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan para ASN tidak boleh dimaknai sebagai seremonial belaka. Sumpah tersebut merupakan komitmen moral yang harus tercermin dalam setiap kebijakan, keputusan, dan tindakan selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Sumpah yang diucapkan hari ini bukan hanya formalitas administratif, tetapi merupakan komitmen moral yang harus diwujudkan dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil selama menjalankan tugas sebagai ASN,” ujar Rini dalam acara Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pelantikan pejabat fungsional, dan pelantikan pejabat pengawas di lingkungan Kementerian PANRB di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, ASN memiliki posisi strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan nasional. Karena itu, orientasi pelayanan kepada masyarakat harus menjadi landasan utama dalam bekerja.

Menurut Rini, pengabdian kepada negara tidak cukup hanya dengan menjalankan tugas sesuai ketentuan. ASN juga dituntut menghadirkan pelayanan yang berkualitas serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rini kembali menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai budaya kerja ASN. Nilai tersebut meliputi orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, keharmonisan, loyalitas, adaptabilitas, dan kolaborasi yang harus diwujudkan dalam keseharian.

Khusus bagi pegawai Kementerian PANRB, Rini menilai tanggung jawab yang diemban lebih besar karena kementerian tersebut menjadi penggerak utama reformasi birokrasi nasional. Oleh sebab itu, seluruh pegawai dituntut menjadi teladan dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kementerian PANRB harus menjadi contoh bagaimana birokrasi bekerja secara efektif, bersih, dan melayani. Karena itu, setiap pegawai Kementerian PANRB harus menjadi role model bagi instansi pemerintah lainnya,” katanya.

Selain itu, Rini mengingatkan bahwa birokrasi akan menghadapi tantangan yang semakin dinamis seiring perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat. Kondisi tersebut menuntut ASN untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.

Ia mendorong seluruh ASN agar tidak berhenti mengembangkan kemampuan, baik dari sisi teknis maupun manajerial, sehingga mampu menjawab kebutuhan organisasi dan menghadapi perubahan dengan cepat.

“ASN yang kompeten dan berintegritas akan menjadi modal utama dalam mewujudkan birokrasi yang berkinerja tinggi. Karena itu, teruslah belajar, tingkatkan kapasitas diri, dan jaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkas Rini.*

 

 

Pos terkait