SATUMEDIA – Sebanyak 1.321 personel gabungan dari Polres Cimahi, TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi, serta Satpol PP dari kedua daerah tersebut terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2024.
Secara rinci, personel yang diterjunkan Polri sebanyak 824 orang, TNI sebanyak 113 personel, Satpol PP sebanyak 120 personel, Dishub 120 personel, Dinkes 30 personel, RSUD 10 personel, Damkar 20 personel, KIC 36 personel, PKS 4 personel, KBPPP 20 personel dan Mitra Kamtibmas sebanyak 24 personel.
“Selama arus mudik dan balik Lebaran didirikan Posko, Pospam, Posyan, Posko Terpadu dan Perlibatan Personel Operasi Ketupat Lodaya sebanyak 12 pos yang tersebar di wilayah Kota Cimahi dan KBB,” kata Kapolres Cimahi, Aldi Subartono usai
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Mapolres Cimahi, Rabu (3/4/ 2024).
Sementara khusus Polres Cimahi mendirikan 12 Posko, terdiri Posko Terpadu Polres Cimahi sebanyak 1, Pos Pam Polres Cimahi sebanyak 7 dan Pos Yan Polres Cimahi sebanyak 3 posko.
“Hadirnya posko-posko tersebut diharapkan bisa memberikan layanan kepada masyarakat yang mudik,” ujarnya.
Sementara itu, Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 dihadiri seluruh Forkompimda, ada Pj Wali Kota Cimahi, Pj Bupati Bandung Barat dan Ketua DPRD KBB dan Kota Cimahi.
Menurutnya, Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 merupakan bentuk kesiapan Polres Cimahi, TNI dan Forkompimda dalam rangka mengawal masyarakat yang akan mudik baik warga yang akan melewati wilayah hukum Polres Cimahi ataupun masyarakat Cimahi dan KBB yang akan mudik ke kampung halamannya.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari langkah-langkah persiapan. Mudah-mudahan tahun ini di wilayah hukum Polres Cimahi semuanya terlaksana sesuai dengan rencana,” ujarnya.
Sesuai survei pemerintah pusat diprediksi jumlah pemudik di jalur Bandung Barat dan Cimahi akan mengalami kenaikan.
“Makanya kita lakukan mitigasi. Kami prediksi puncak arus mudik H-3,” tukasnya.*





