SATUMEDIA.ID – Meningkatnya jumlah wisatawan yang memanfaatkan kereta cepat Whoosh untuk perjalanan Jakarta–Bandung dan sebaliknya mendorong KCIC menghadirkan fasilitas penyimpanan barang atau smart locker di Stasiun Whoosh Halim dan Padalarang. Fasilitas ini disediakan untuk memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan fleksibilitas perjalanan penumpang.
Layanan smart locker dinilai sangat membantu bagi penumpang yang melakukan perjalanan transit maupun one day trip. Misalnya, wisatawan yang telah check-out dari hotel di Jakarta pada pagi hari, tetapi baru memiliki jadwal keberangkatan pulang pada malam hari. Dengan menitipkan koper di locker Stasiun Halim, penumpang dapat memanfaatkan waktu luang untuk berwisata ke Bandung menggunakan Whoosh tanpa perlu membawa barang bawaan.
Setelah kembali ke Jakarta pada malam hari, penumpang dapat mengambil kembali barang yang dititipkan dan melanjutkan perjalanan ke daerah asal dengan lebih praktis.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh penumpang yang melakukan perjalanan wisata, bisnis, transit, maupun perjalanan singkat dalam satu hari sehingga dapat beraktivitas dengan lebih leluasa.
“Locker penyimpanan koper ini dapat dimanfaatkan oleh penumpang yang ingin bepergian dengan lebih praktis, baik untuk kebutuhan wisata, perjalanan bisnis, maupun aktivitas lainnya. Dengan sistem digital dan self-service, proses penitipan dan pengambilan barang dapat dilakukan secara mudah, cepat, dan aman,” ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).
Layanan penyimpanan tersedia melalui fasilitas PaxelBox dan PopBox dengan berbagai pilihan ukuran locker yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Locker tersebut dapat digunakan untuk menyimpan berbagai barang, mulai dari dompet, telepon genggam, laptop, tas, helm, hingga koper kabin berukuran sekitar 21 inci. Ukuran locker terbesar mencapai 59 x 47,5 x 47,5 sentimeter.
Seluruh proses penitipan dan pengambilan barang dilakukan secara mandiri melalui aplikasi masing-masing penyedia layanan. Locker tersedia di area dekat ATM Gallery Stasiun Whoosh Halim serta area kedatangan Stasiun Whoosh Padalarang.
Tarif penyimpanan dibanderol mulai Rp 5.000 per jam dengan pilihan durasi yang beragam. Pembayaran dapat dilakukan melalui berbagai metode, termasuk dompet digital dan virtual account. Untuk menjamin keamanan barang titipan, fasilitas ini dilengkapi sistem akses digital serta pengawasan CCTV.
Eva menambahkan, KCIC akan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan guna meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan. Kehadiran fasilitas locker penyimpanan barang menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.
“Kami mengajak penumpang memanfaatkan fasilitas ini sebagai bagian dari kemudahan perjalanan menggunakan Whoosh. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, kami berharap pengalaman perjalanan menjadi lebih nyaman, fleksibel, dan menyenangkan, baik untuk perjalanan singkat maupun perjalanan lanjutan,” kata Eva.*



