Proyek Jalan Cihideung-Ciwaruga yang Dilindas Pemotor Bakal Mudah Rusak

Aksi pemotor yang nekat menerobos Jalan Cigugur Girang yang baru dicor viral di media sosial, Selasa (2/8/2024).(Tangkapan layar)**

SATUMEDIA.ID – Pembetonan Jalan Cihideung -Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial, akibat ulah seorang pengendara motor yang nekat melintas di coran jalan yang masih basah.

Diberitakan sebelumnya, aksi pemotor yang nekat menerobos Jalan Cihideung – Ciwaruga yang baru dicor viral di media sosial. Lokasinya berada di Kampung Panyairan Jompo, RT 3/RW 2, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Selasa (2/7/2024) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pria itu tetap menerobos meski mengetahui kalau coran jalan tersebut masih basah. Hingga akhirnya sepeda motor matic itupun terjebak.

Akibat aksi tak terpujinya, jalan yang masih dalam pengerjaan perbaikan itu kembali rusak. Pemotor itu diketahui tinggal di Kampung Sindangpalay, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong.

Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB ruas Jalan Cihideung – Ciwaruga yang menghubungkan dengan Kota Bandung itu, dibeton sepanjang 200 meter, dan hotmix 2,9 kilometer.

“Sampai Minggu kemarin, progres perbaikan jalan Cihideung – Ciwaruga sudah mencapai 46 persen. Tentunya sekarang progresnya bertambah. Hanya saja terganggu karena aksi pemotor tersebut,” kata Kepala Dinas PUTR KBB, Mochamad Ridwan saat dihubungi, Kamis (4/7/2024).

Diakuinya, meski pun kerusakan akibat ulah pemotor itu sudah diperbaiki namun tidak akan sebaik sebelum insiden itu terjadi.

“Kalau hotmix bisa di compact, beda dengan beton tidak bisa ditambal sebab sudah setting FS 45. Jika ke depan terjadi kerusakan seiring umur dari jalan itu, pasti yang pertama titik yang kemarin dilindas pemotor,” tandasnya.

Ia mengungkapkan dari beberapa kejadian serupa, termasuk tak ada satupun pelaku yang bertanggung jawab untuk membayar ganti rugi.

“Ya hanya sekadar minta maaf, tanpa ada yang mau bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia pun menyangkan berulangnya kejadian serupa.Padahal di setiap ujung jalan yang sedang diperbaiki sudah dipasang bambu dan terpasang papan pengumuman bahwa jalan tersebut sedang diperbaiki.

Diketahui, Pemkab Bandung Barat akan mulai melaksanakan perbaikan 8 ruas jsaan di Mei 2024. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp60 miliar.

“Perbaikan delapan ruas jalan tersebut dibiayai dari Dana Alokasi khusus (DAK),” sebut Ridwan.

Diungkapkannya, total anggaran yang digunakan untuk membiayai kedelapan ruas jalan tersebut mencapai sekitar Rp60 miliar. Ruas jalan yang diperbaiki tersebar di Kecamatan Parongpong,  Lembang, Sindangkerta, Cikalongwetan, Cihampelas, Padalarang, dan Cisarua.

“Alhamdulillah berkat upaya dari Pemkab Bandung Barat, kami akhirnya mendapat DAK dengan besaran mencapai sekitar Rp60 miliar,” sebutnya.

Lebih jauh diungkapkannya, dari 8 ruas jalan yang diperbaiki ada 3 jalan yang langsung menghubungkan dengan Kota Bandung. Salah satunya, Jalan Punclut – Pagerwangi-Cijeruk Kecamatan Lembang berupa hotmix sepanjang 1 kilometer.

Sementara 2 ruas jalan lainnya berada di wilayah Kecamatan Parongpong yang berbatasan dengan Kota Bandung, yaitu
Jalan Sersan Bajuri akan dihotmix sepanjang 2,6 kilometer,  dan Jalan Cihideung -Ciwaruga  sepanjang 200 meter berupa beton, dan hotmix 2,9 kilometer.*

 

Pos terkait